Kiai Syarbani Haira: Bukan Pengangguran! Fakta Sebenarnya dari Rabithah Melayu Banjar

Kiai Syarbani Haira: Bukan Pengangguran! Fakta Sebenarnya dari Rabithah Melayu Banjar

Isu Kiai Syarbani Haira seorang pengangguran telah menjadi perbincangan hangat. Namun, Perkumpulan Rabithah Melayu Banjar dengan tegas membantah tudingan tersebut. Artikel ini akan mengungkap fakta-fakta sebenarnya tentang kiprah dan dedikasi Kiai Syarbani Haira yang mungkin belum banyak diketahui publik. Mari kita simak bersama!

Poin-poin penting dalam artikel ini:

  • Bantahan Perkumpulan Rabithah Melayu Banjar terhadap tudingan pengangguran pada Kiai Syarbani Haira.
  • Jabatan penting Kiai Syarbani Haira sebagai Ketua PWNU Kalimantan Selatan selama 10 tahun.
  • Peran Kiai Syarbani Haira sebagai pendiri Universitas NU Kalsel.
  • Kiprah aktif Kiai Syarbani Haira sebagai aktivis sosial, pensiunan dosen, dan konsultan.
  • Klarifikasi mengenai pencalonan Kiai Syarbani Haira sebagai anggota DPR RI.
  • Fokus Kiai Syarbani Haira pada organisasi yang didirikannya, Rabithah Melayu Banjar.

Siapa Sebenarnya Kiai Syarbani Haira?

Kiai Muhammad Syarbani Haira adalah tokoh agama dan masyarakat yang sangat dihormati, khususnya di Kalimantan Selatan. Beliau dikenal luas karena dedikasi dan kontribusinya di berbagai bidang. Tudingan bahwa beliau seorang pengangguran tentu saja mengejutkan banyak pihak. Mari kita telaah lebih dalam fakta-fakta tentang Kiai Syarbani Haira.

Bantahan Tegas dari Rabithah Melayu Banjar

Melalui juru bicara mereka, Noura Dalla Adilla, Perkumpulan Rabithah Melayu Banjar merasa perlu untuk meluruskan informasi yang beredar mengenai status Kiai Syarbani Haira. Mereka menegaskan bahwa tudingan pengangguran sama sekali tidak benar. Kiai Syarbani Haira adalah sosok yang sangat aktif dan memiliki rekam jejak yang panjang dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Kiprah Kiai Syarbani Haira di Nahdlatul Ulama (NU)

Salah satu fakta yang paling mencolok adalah jabatan Kiai Syarbani Haira sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Selatan selama 10 tahun, dari 2007 hingga 2017. Ini adalah bukti nyata bahwa beliau adalah tokoh penting di organisasi Islam terbesar di Indonesia. Selain itu, Kiai Syarbani Haira juga merupakan pendiri Universitas NU Kalsel, yang mulai beroperasi sejak 2014. Meskipun kini universitas tersebut telah diambil alih, kontribusi Kiai Syarbani Haira tetap tak bisa dilupakan.

Aktivitas dan Pengabdian di Berbagai Bidang

Selain aktif di NU, Kiai Syarbani Haira juga dikenal sebagai aktivis sosial, pensiunan dosen PNS di IAIN Antasari Banjarmasin, dan pernah menjadi Komisioner Baznas Kalsel. Beliau juga sering menjadi konsultan dan narasumber untuk berbagai instansi pemerintah dan swasta. Dengan latar belakang Magister Demografi dari Universitas Gadjah Mada, Kiai Syarbani Haira adalah sosok yang berpengetahuan luas dan sangat dihormati.

Tentang Pencalonan Anggota DPR RI

Pada tahun 2024, Kiai Syarbani Haira sempat dicalonkan sebagai anggota DPR RI dari PDI Perjuangan. Namun, karena partai tersebut tidak mendapatkan kursi di DPR RI dari Kalimantan Selatan, Kiai Syarbani Haira pun gagal menjadi anggota DPR RI. Meski begitu, pencalonan ini adalah bentuk panggilan negara dan bangsa atas pengabdian beliau.

Fokus pada Rabithah Melayu Banjar

Saat ini, Kiai Syarbani Haira lebih fokus pada organisasi yang didirikannya pada tahun 2023, yakni Rabithah Melayu Banjar. Organisasi ini menjadi wadah bagi beliau untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Banjar dan sekitarnya. Kiai Syarbani Haira bukan hanya seorang tokoh agama, tetapi juga seorang aktivis sosial dan intelektual yang memiliki banyak karya dan kontribusi nyata.

Kesimpulan

Tudingan bahwa Kiai Syarbani Haira adalah seorang pengangguran adalah informasi yang tidak benar. Dengan rekam jejak yang panjang dan kontribusi nyata di berbagai bidang, beliau adalah tokoh yang sangat dihormati dan patut menjadi teladan. Semoga artikel ini dapat meluruskan informasi yang beredar dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang sosok Kiai Syarbani Haira.

Tabel Ringkasan Kontribusi Kiai Syarbani Haira:

BidangKontribusi
AgamaKetua PWNU Kalimantan Selatan (2007-2017), pendiri Universitas NU Kalsel
PendidikanPensiunan Dosen PNS di IAIN Antasari Banjarmasin
SosialAktivis sosial, Komisioner Baznas Kalsel
KelembagaanKonsultan dan narasumber berbagai instansi pemerintah dan swasta
OrganisasiPendiri Rabithah Melayu Banjar

About The Author

Putri Siregar

Putri adalah lulusan Sarjana Ilmu Media dari Universitas Brawijaya Malang. Ia sangat tertarik pada tren mode, musik, dan film, dan senang berbagi pengetahuannya. Putri juga seorang ilustrator berbakat dan sering menyertakan ilustrasi karyanya dalam artikelnya. Ia adalah penggemar film dan konser. Saat ini, Putri juga menulis artikel freelance untuk Mega Kancah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top