Kabar gembira datang dari Komisi XII DPR RI! Mereka memberikan lampu hijau soal ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Bagaimana detailnya? Yuk, kita simak bersama!
Poin Penting Artikel Ini:
- Komisi XII DPR RI menilai suplai BBM saat Nataru 2025 berjalan lancar.
- Tidak ada keluhan kelangkaan BBM di berbagai daerah, dari Bangka Belitung hingga Bali.
- Pemerintah dipuji karena kesigapannya dalam mengantisipasi lonjakan permintaan BBM.
- Aplikasi MyPertamina didorong untuk terus dikembangkan.
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendapat apresiasi atas kinerjanya.
Suplai BBM Aman Terkendali, Komisi XII Beri Acungan Jempol!
Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, memberikan apresiasi atas upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan BBM selama masa libur Nataru 2025. Menurutnya, tidak ada laporan kelangkaan BBM yang signifikan di berbagai daerah. Mulai dari Bangka Belitung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga Bali, semuanya terpantau aman. Bahkan, wilayah timur seperti NTT juga tidak mengalami kendala dalam pasokan minyak tanah.
“Suplai BBM dan LPG lancar dan aman, tidak ada kendala. Begitu juga dengan minyak tanah untuk wilayah timur seperti NTT,” ujar Bambang, seperti dikutip dari berbagai sumber.
Pemerintah Sigap Antisipasi Lonjakan Permintaan
Selain itu, Bambang juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan di jalanan selama Nataru. Pemerintah memastikan pelayanan maksimal di SPBU agar masyarakat tetap nyaman. Menariknya, ada perubahan tren konsumsi BBM selama Nataru. Data menunjukkan bahwa konsumsi Solar dan Pertalite justru menurun, sementara konsumsi Pertamax dan Pertamax Turbo meningkat antara 5-12 persen.
MyPertamina: Inovasi yang Perlu Terus Dikembangkan
Tidak hanya itu, Bambang juga memberikan pujian atas pelayanan pemerintah melalui aplikasi MyPertamina. Ia mendorong Pertamina untuk terus berinovasi dan mengembangkan aplikasi ini agar semakin mudah diakses oleh pelanggan. Aplikasi ini memang menjadi salah satu solusi untuk memudahkan masyarakat dalam bertransaksi dan mendapatkan informasi seputar BBM.
Apresiasi untuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Bambang secara khusus memberikan acungan jempol kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia atas kinerjanya dalam menjaga stabilitas pasokan BBM. Dedikasi dan kerja keras Bahlil dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam memastikan kelancaran distribusi BBM selama periode Nataru. Ini menunjukkan bahwa pemerintah sangat serius dalam menangani kebutuhan energi masyarakat.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Komisi XII DPR RI memberikan penilaian positif terhadap penanganan suplai BBM selama Nataru 2025. Tidak ada kendala berarti, pemerintah sigap, dan inovasi terus berjalan. Ini adalah kabar baik bagi kita semua!



