WSBP Rampungkan Pengiriman Tiang Pancang Senilai Rp97,97 Miliar untuk Proyek NICE di PIK 2!

Kabar gembira untuk dunia konstruksi! PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) baru saja menyelesaikan pengiriman tiang pancang untuk proyek besar, Nusantara International Convention & Exhibition Center (NICE) di PIK 2. Proyek ini bukan kaleng-kaleng, nilainya mencapai Rp97,97 miliar! Penasaran seperti apa detailnya? Yuk, kita bedah lebih dalam.

Poin-poin Penting:

  • WSBP sukses kirim 21.498 unit tiang pancang untuk proyek NICE di PIK 2.
  • Nilai proyek mencapai Rp97,97 miliar.
  • Tiang pancang diproduksi di pabrik WSBP Subang dan Karawang.
  • Pengiriman dimulai sejak September 2023 dan kini sudah tuntas.
  • WSBP juga menanam 645 pohon trembesi sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan.

Proyek NICE di PIK 2: Bukan Sekadar Gedung Biasa

Nusantara International Convention & Exhibition Center (NICE) adalah proyek ambisius yang dikembangkan oleh PT Industri Pameran Nusantara (ASG). Lokasinya sangat strategis di Distrik 18, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Proyek ini diproyeksikan menjadi pusat konvensi dan pameran bertaraf internasional. Dengan adanya NICE, diharapkan akan semakin banyak event besar yang digelar di Indonesia, baik skala nasional maupun internasional.

WSBP: Jagoan Tiang Pancang yang Andal

Dalam proyek ini, WSBP tidak main-main. Mereka memasok total 21.498 unit tiang pancang berkualitas tinggi. Nilai kontrak awal sebesar Rp91,6 miliar, lalu ditambah lagi dengan pasokan 726 unit tiang pancang senilai Rp6,27 miliar. Semua tiang pancang ini diproduksi di pabrik WSBP yang berlokasi di Subang dan Karawang. Proses pengirimannya juga tidak mudah, karena harus menggunakan truk trailer. Namun, WSBP berhasil menyelesaikan semuanya dengan tepat waktu, mulai dari September 2023 hingga saat ini.

Kualitas Tiang Pancang WSBP

Tiang pancang yang diproduksi WSBP dikenal memiliki kualitas yang sangat baik. Mereka menggunakan teknologi terkini dan bahan baku terbaik. Selain itu, WSBP juga selalu menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap kegiatan operasionalnya. Hal ini memastikan bahwa semua proyek yang mereka kerjakan selalu berkualitas dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Peluang Kontrak Baru di PIK 2

Yang menarik, proyek NICE ini ternyata bukan satu-satunya proyek di PIK 2. Sang pemilik proyek, ASG, punya rencana pengembangan yang lebih besar lagi di area tersebut. Ini artinya, WSBP punya potensi besar untuk mendapatkan kontrak-kontrak baru di masa mendatang. Fandy Dewanto, VP Corporate Secretary WSBP, mengatakan bahwa pihaknya melihat peluang besar ini dan siap untuk mengambil bagian dalam proyek-proyek selanjutnya.

Lebih dari Sekadar Bisnis: Komitmen Keberlanjutan WSBP

Selain fokus pada kualitas dan ketepatan waktu, WSBP juga memiliki komitmen terhadap keberlanjutan. Melalui program “WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability,” setiap 10 tiang pancang yang dikirim, WSBP menanam 1 pohon trembesi. Dalam proyek NICE ini, mereka telah berkontribusi pada penanaman 645 pohon trembesi. Ini menunjukkan bahwa WSBP tidak hanya mengejar keuntungan semata, tetapi juga peduli terhadap lingkungan.

Proyek Lain WSBP di Area PIK

Selain proyek NICE, WSBP juga terlibat dalam beberapa proyek lain di area PIK, seperti Proyek Pengaman Pantai, Pengelasan Dermaga Ginza, Proyek Gereja, dan pembangunan fasilitas umum seperti Rumah Sakit Hermina dan Gedung Sekolah Chevalier. Ini membuktikan bahwa WSBP adalah mitra yang terpercaya dan memiliki rekam jejak yang baik dalam proyek-proyek konstruksi di area PIK.

Kesimpulan

Keberhasilan WSBP dalam menyelesaikan pengiriman tiang pancang untuk proyek NICE di PIK 2 adalah bukti nyata bahwa mereka adalah perusahaan yang kompeten dan andal. Dengan komitmen terhadap kualitas, keberlanjutan, dan tata kelola perusahaan yang baik, WSBP siap untuk terus berperan dalam pembangunan infrastruktur Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan. Kita tunggu saja proyek-proyek besar WSBP selanjutnya!

About The Author

Putri Siregar

Putri adalah lulusan Sarjana Ilmu Media dari Universitas Brawijaya Malang. Ia sangat tertarik pada tren mode, musik, dan film, dan senang berbagi pengetahuannya. Putri juga seorang ilustrator berbakat dan sering menyertakan ilustrasi karyanya dalam artikelnya. Ia adalah penggemar film dan konser. Saat ini, Putri juga menulis artikel freelance untuk Mega Kancah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top