Geger! Kadiv Yankum Kemenkumham NTB Merapat ke Konferwil PWNU, Ada Apa?

Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-XIV Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) baru saja digelar. Tapi, ada yang bikin geger nih! Kepala Divisi Pelayanan Hukum (Kadiv Yankum) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTB, Farida, ikut hadir. Wah, ada apa ya? Yuk, kita bedah lebih dalam!

Poin Penting Artikel Ini:

  • Kadiv Yankum Kemenkumham NTB, Farida, hadir di Konferwil XIV PWNU NTB.
  • Konferwil diadakan di Universitas Qamarul Huda, Lombok Tengah.
  • Pj Gubernur NTB, Hassanudin, juga turut hadir.
  • Konferwil membahas penguatan organisasi NU di NTB dan program kerja.
  • Tujuan Konferwil adalah untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur sesuai nilai Islam.

Kehadiran Kadiv Yankum, Sinyal Kuat Kolaborasi

Kehadiran Kadiv Yankum Kemenkumham NTB, Farida, dalam Konferwil PWNU NTB ini bukan tanpa alasan. Ini menandakan adanya sinyal kuat untuk bersinergi antara pemerintah, khususnya Kemenkumham, dengan organisasi masyarakat seperti NU. Kolaborasi ini tentu sangat penting untuk membangun daerah, terutama dalam bidang hukum dan pelayanan masyarakat.

Apa Saja yang Dibahas di Konferwil?

Konferwil ini dihadiri oleh perwakilan dari 10 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-NTB. Selain sebagai ajang untuk memilih kepengurusan baru, Konferwil juga menjadi wadah untuk merumuskan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Pj Gubernur NTB, Hassanudin, juga menyampaikan bahwa Konferwil ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh persatuan umat Islam dan mempererat silaturahmi.

Membangun Masyarakat yang Lebih Baik

Tujuan utama dari Konferwil ini adalah untuk menghasilkan program-program yang bermanfaat dalam membangun masyarakat yang adil, makmur, dan beradab sesuai dengan nilai-nilai Islam. Ini bukan sekadar pertemuan biasa, tapi juga wadah untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam memajukan daerah. Dalam konteks ini, sinergi antara Kemenkumham dan NU menjadi sangat krusial. Kemenkumham dengan sumber daya dan keahliannya dalam bidang hukum, bisa memberikan kontribusi besar dalam mewujudkan tujuan tersebut.

NU dan Peran Strategisnya

Nahdlatul Ulama (NU) sendiri adalah organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa. Dengan jutaan anggota yang tersebar di seluruh Indonesia, NU menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Keikutsertaan Kemenkumham dalam Konferwil ini menunjukkan pengakuan atas peran penting NU dan komitmen pemerintah untuk bekerja sama dengan ormas dalam membangun negeri.

Kesimpulan

Kehadiran Kadiv Yankum Kemenkumham NTB di Konferwil XIV PWNU NTB adalah sinyal positif untuk kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan organisasi masyarakat. Ini bukan hanya sekadar pertemuan, tapi juga awal dari langkah-langkah konkret untuk membangun masyarakat yang lebih baik dan berkeadilan. Kita tunggu saja program-program apa saja yang akan dihasilkan dari Konferwil ini.

Tambahan Informasi: Konferwil ini juga menjadi ajang silaturahmi antar pengurus NU se-NTB. Selain itu, ada juga diskusi-diskusi menarik tentang isu-isu keagamaan dan sosial yang sedang hangat di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top