- Meriam Bellina alami serangan jantung pada akhir tahun lalu.
- Awalnya dikira sakit lambung biasa.
- Sempat merasakan dada panas dan sesak napas.
- Kini sudah pulih dan kembali beraktivitas.
Meriam Bellina Ungkap Pengalaman Mengerikan
Siapa yang tak kenal Meriam Bellina? Aktris kawakan yang sudah malang melintang di dunia perfilman Indonesia ini, baru-baru ini membuat pengakuan yang mengejutkan banyak orang. Ia mengaku sempat mengalami serangan jantung yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Awalnya Dikira Sakit Lambung
Meriam bercerita, awalnya ia merasakan sakit seperti gangguan asam lambung atau GERD. Ia merasa mual dan muntah-muntah. Karena itu, ia memutuskan untuk pergi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebuah rumah sakit. Di sana, ia diberi obat lambung.
“Aku pikir lambung, terus muntah, akhirnya ke IGD, dikasih obat lambung,” ungkap Meriam saat menjadi bintang tamu di acara Rumpi, Trans TV.
Dada Tiba-tiba Panas dan Sesak
Namun, setelah diberi obat lambung, kondisi Meriam tak kunjung membaik. Ia justru merasakan dadanya mendadak panas dan sesak napas. Merasa ada yang tidak beres, ia pun meminta dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Divonis Serangan Jantung
Setelah dilakukan pemeriksaan EKG (Elektrokardiogram) dan tes lainnya, dokter akhirnya memvonis Meriam Bellina mengalami serangan jantung. Sontak, kabar ini membuat Meriam dan keluarga terkejut.
Apa Itu Serangan Jantung?
Serangan jantung, atau dalam istilah medis disebut infark miokard, terjadi ketika aliran darah ke jantung terhambat. Hal ini biasanya disebabkan oleh penumpukan plak atau lemak di dalam pembuluh darah arteri koroner yang memasok darah ke jantung. Ketika aliran darah terhambat, otot jantung tidak mendapatkan oksigen yang cukup dan bisa mengalami kerusakan atau kematian.
Faktor Risiko Serangan Jantung
Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung, di antaranya:
- Usia: Risiko meningkat seiring bertambahnya usia.
- Jenis kelamin: Pria lebih berisiko daripada wanita (sebelum menopause).
- Riwayat keluarga: Jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung.
- Merokok: Merusak pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah.
- Tekanan darah tinggi: Membebani jantung dan pembuluh darah.
- Kolesterol tinggi: Menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah.
- Diabetes: Meningkatkan risiko penyakit jantung.
- Obesitas: Membebani jantung dan meningkatkan risiko faktor risiko lainnya.
- Kurang aktivitas fisik: Meningkatkan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.
- Stres: Dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung.
Tips Mencegah Serangan Jantung
Meskipun serangan jantung adalah kondisi yang serius, ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegahnya, di antaranya:
- Berhenti merokok.
- Menjaga tekanan darah tetap terkontrol.
- Menurunkan kadar kolesterol.
- Mengontrol gula darah (jika memiliki diabetes).
- Menurunkan berat badan (jika obesitas).
- Berolahraga secara teratur.
- Mengelola stres.
- Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
Pesan Meriam Bellina untuk Kita Semua
Setelah mengalami kejadian ini, Meriam Bellina berpesan kepada semua orang untuk selalu menjaga kesehatan jantung. Ia menyarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan menerapkan gaya hidup sehat.
“Jangan anggap remeh gejala-gejala yang mungkin timbul. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” pesan Meriam.
Semoga kisah Meriam Bellina ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap kesehatan jantung kita. Jantung sehat, hidup pun berkualitas!




