Kemenparekraf Gebrak! Lantik Pejabat Baru, Ekonomi Kreatif Siap Terbang Tinggi!

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) baru saja melantik sejumlah pejabat tinggi madya dan staf khusus menteri. Tujuannya? Memacu pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia! Apa saja yang menjadi fokus utama para pejabat baru ini? Mari kita simak!

Yuk, intip poin-poin pentingnya:

  • Pelantikan pejabat tinggi madya dan staf khusus di Kemenparekraf.
  • Fokus pada peningkatan efektivitas komunikasi dan pelayanan publik.
  • Penguatan ekosistem dan pengelolaan data ekonomi kreatif.
  • Mendukung 8 kebijakan Presiden untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

Pejabat Baru, Semangat Baru!

Pada hari Rabu (19/2), suasana di Gedung Film Pesona Indonesia terasa istimewa. Kemenparekraf menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah bagi para pejabat pimpinan tinggi madya dan staf khusus menteri. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, langsung memimpin acara penting ini.

“Ini adalah tahap terakhir pelantikan di lingkungan Kemenparekraf. Total ada 46 pejabat yang dilantik,” ujar Riefky kepada media.

Tugas Berat Menanti

Dalam sambutannya, Riefky mengingatkan bahwa jabatan yang diemban adalah amanah besar dari negara dan masyarakat. Ia berharap para pejabat dapat membuat kebijakan yang pro rakyat dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Semangat pelayanan publik harus menjadi komitmen. Kebijakan yang dirancang harus bisa diimplementasikan dengan baik dan efisien, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Siapa Saja yang Dilantik?

Beberapa nama penting yang dilantik antara lain:

  • Septriana Tangkary: Staf Ahli Menteri Bidang Sistem Pemasaran dan Infrastruktur.
  • Toar Ramses Emil Mangaribi: Kepala Bagian Umum, Sumber Daya Manusia, Hukum dan Organisasi Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif.
  • Lisa Riana Mualim: Kepala Subdirektorat Pemasaran dan Komersialisasi Kuliner.
  • Linda Emilda: Kepala Subdirektorat Pemasaran dan Komersialisasi Arsitektur dan Desain.
  • Renanda Bachtar: Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi, Media & Pelayanan Publik.
  • Jago Anggara: Staf Khusus Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Data.

Fokus Utama: Dongkrak Ekonomi Kreatif!

Masing-masing pejabat memiliki tugas spesifik. Septriana Tangkary, misalnya, bertugas memberikan masukan terkait akses pasar produk ekonomi kreatif di dalam dan luar negeri, serta ketersediaan infrastruktur. Sementara itu, Renanda Bachtar dan Jago Anggara fokus pada peningkatan komunikasi publik dan penguatan ekosistem data.

Menteri Riefky juga meminta para pejabat untuk ikut mendorong 8 kebijakan yang dikeluarkan Presiden demi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Septriana Tangkary: Berpengalaman di Bidang Komunikasi

Septriana Tangkary bukan nama baru di pemerintahan. Sebelum dilantik sebagai Staf Ahli Menteri di Kemenparekraf, ia telah berkecimpung selama lebih dari 25 tahun di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Jabatan terakhirnya adalah Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim.

Pengalaman Septriana di bidang komunikasi sangat kaya. Ia pernah menjadi penanggung jawab berbagai acara besar tingkat nasional maupun internasional, seperti Hannover Messe 2023, KTT ASEAN 2023, dan G20 tahun 2022. Keahliannya diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi kemajuan ekonomi kreatif Indonesia.

Ekonomi Kreatif: Kekuatan Baru Indonesia

Ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Dengan kekayaan budaya dan kreativitas yang melimpah, Indonesia memiliki modal kuat untuk mengembangkan berbagai sektor ekonomi kreatif, mulai dari kuliner, fesyen, hingga aplikasi dan game.

Pelantikan pejabat baru di Kemenparekraf ini adalah langkah penting untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju dengan ekonomi kreatif yang berdaya saing global. Dengan kerja keras dan kolaborasi dari semua pihak, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi pusat ekonomi kreatif dunia!

Sebagai tambahan, Indonesia memiliki banyak sekali talenta muda kreatif yang berpotensi untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Pemerintah perlu memberikan dukungan dan fasilitas yang memadai agar para talenta ini dapat berkarya dan menghasilkan produk-produk inovatif yang dapat bersaing di pasar global. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan literasi digital di kalangan pelaku ekonomi kreatif agar mereka dapat memanfaatkan teknologi secara optimal untuk mengembangkan bisnis mereka.

About The Author

Putri Siregar

Putri adalah lulusan Sarjana Ilmu Media dari Universitas Brawijaya Malang. Ia sangat tertarik pada tren mode, musik, dan film, dan senang berbagi pengetahuannya. Putri juga seorang ilustrator berbakat dan sering menyertakan ilustrasi karyanya dalam artikelnya. Ia adalah penggemar film dan konser. Saat ini, Putri juga menulis artikel freelance untuk Mega Kancah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top