Warga Cilacap dan sekitarnya sempat dibuat panik dengan beredarnya video kepulan asap hitam dari area Kilang Pertamina Cilacap. Banyak yang mengira telah terjadi kebakaran hebat. Tapi, apa sebenarnya yang terjadi? Jangan khawatir, kami akan memberikan informasi lengkapnya!
- Apa yang Terjadi? Beredar video asap hitam dari Kilang Cilacap.
- Kata Pertamina: Tidak ada kebakaran! Hanya pembersihan rutin.
- Pentingnya Green Refinery: Pertamina terus mengembangkan energi bersih.
Kilang Cilacap Heboh, Ada Apa?
Beberapa waktu lalu, media sosial diramaikan dengan video yang menunjukkan asap hitam membubung tinggi dari area Kilang Cilacap. Sontak, banyak warganet yang panik dan bertanya-tanya. Apakah benar terjadi kebakaran di kilang minyak terbesar di Indonesia itu?
Penjelasan Langsung dari Pertamina
Untuk meredam kepanikan, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap langsung memberikan klarifikasi. Sunaryo Adi Putra, pejabat sementara Area Manager Communication Relations and CSR PT KPI RU IV Cilacap, menegaskan bahwa tidak ada kebakaran di tangki 38T-101 Kilang Cilacap.
“Tangki tersebut sebenarnya sedang menjalani pembersihan sludge (lumpur). Itu merupakan agenda pemeliharaan berkala,” ujarnya, seperti dikutip dari JPNN.com.
Pembersihan Rutin, Bukan Kebakaran!
Sunaryo menjelaskan bahwa pada hari kejadian, memang sempat terjadi flash atau percikan api kecil sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, tim pemadam kebakaran Kilang Cilacap dengan sigap melakukan penanganan. Saat ini, tangki tersebut sedang dalam proses pendinginan.
“Ini sudah penanganan, foam juga sudah masuk ke dalam tangki, terus yang di luar sudah mulai pendinginan. Terus di sini tidak ada korban jiwa,” imbuhnya.
Jangan Panik, Warga Sudah Diberi Tahu
Pertamina juga sudah menginformasikan kepada masyarakat sekitar bahwa kejadian tersebut hanyalah proses pembersihan, bukan kebakaran. Material yang ada di dalam tangki hanyalah sludge atau endapan lumpur.
Kilang Cilacap dan Ambisi Green Refinery
Kilang Cilacap sendiri merupakan salah satu kilang terbesar dan terpenting di Indonesia. Selain memproduksi bahan bakar minyak (BBM), kilang ini juga sedang dalam proses pengembangan menjadi Green Refinery. Tujuannya adalah untuk menghasilkan produk biofuel yang lebih ramah lingkungan.
PT Kilang Pertamina Internasional terus berupaya menyelesaikan proyek Green Refinery Cilacap dengan target kapasitas produksi biofuel hingga 6 ribu barel. Hal ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam mendukung energi bersih dan berkelanjutan.
Apa Itu Biofuel?
Biofuel adalah bahan bakar yang terbuat dari sumber-sumber biomassa, seperti tumbuhan dan hewan. Biofuel dianggap lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar fosil.
Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan biofuel, mengingat kekayaan sumber daya alamnya. Selain Kilang Cilacap, Pertamina juga terus mengembangkan proyek-proyek biofuel lainnya di berbagai wilayah Indonesia.




