- Bentrokan antar pendukung calon Bupati Puncak Jaya pecah di Mulia.
- Satu orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka.
- Rumah-rumah warga ikut dibakar dalam aksi saling serang.
- Aparat keamanan dari Polres Puncak Jaya dan Kodim 1714 diterjunkan untuk mengendalikan situasi.
- Kerusuhan ini menambah daftar panjang konflik serupa sejak awal Februari lalu.
Puncak Jaya kembali bergejolak! Kerusuhan antar pendukung calon Bupati dan Wakil Bupati pecah di Mulia, ibukota kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo.
Kronologi Mencekam di Mulia
Menurut laporan yang diterima, kericuhan ini bermula dari aksi penganiayaan yang menimpa seorang pendukung salah satu pasangan calon. Korban meninggal dunia di sekitar jalan Poros Kuburan Tujuh, Mulia. Jenazahnya kemudian dibawa ke posko pendukung. Hal ini memicu amarah massa yang berada di posko, dan terjadilah penyerangan balasan.
Korban Berjatuhan dan Rumah Dibakar
Akibat saling serang ini, satu orang dinyatakan tewas. Selain itu, puluhan orang lainnya mengalami luka-luka. Situasi semakin parah ketika rumah-rumah warga ikut menjadi sasaran amuk massa dan dibakar. Kondisi ini tentu membuat warga sekitar ketakutan dan trauma.
Aparat Keamanan Bergerak Cepat
Melihat situasi yang semakin memanas, Polres Puncak Jaya bersama Kodim 1714 Puncak Jaya langsung bergerak cepat. Mereka berupaya mengamankan kedua kelompok yang bertikai agar tidak terjadi lagi aksi saling serang. Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, menegaskan bahwa aparat keamanan akan terus bersiaga untuk mencegah kerusuhan terulang kembali.
Bukan Kerusuhan Pertama Kali
Sayangnya, kejadian ini bukan pertama kalinya terjadi di Puncak Jaya. Sejak awal Februari lalu, aksi saling serang antar pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati sudah beberapa kali terjadi. Data yang dihimpun, kerusuhan ini telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia, 178 orang terluka, dan 88 rumah dibakar. Miris!
Pentingnya Menjaga Kedamaian
Konflik politik seharusnya diselesaikan dengan cara yang damai dan bermartabat. Masyarakat Puncak Jaya tentu berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Semua pihak, termasuk para pendukung dan tokoh masyarakat, harus berperan aktif dalam menjaga kedamaian dan ketertiban di wilayah Puncak Jaya.
Pemilu Damai, Puncak Jaya Aman!
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) adalah pesta demokrasi. Jangan sampai pesta ini berubah menjadi ajang pertumpahan darah. Mari kita wujudkan Pemilu yang damai dan Puncak Jaya yang aman!
Mengenal Lebih Dekat Kabupaten Puncak Jaya
Tahukah kamu? Kabupaten Puncak Jaya merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua Tengah, Indonesia. Wilayahnya didominasi oleh pegunungan yang indah. Puncak Jaya juga dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Selain itu, Puncak Jaya juga memiliki keunikan budaya dan tradisi masyarakat yang menarik untuk dipelajari. Kabupaten ini juga dikenal sebagai daerah yang rawan konflik, terutama menjelang pemilihan umum. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga kedamaian dan persatuan di wilayah ini.




