Tugu Insurance Makin Mantap! Sertifikasi Bergengsi Kembali Diraih

Tugu Insurance Makin Mantap! Sertifikasi Bergengsi Kembali Diraih

Tugu Insurance kembali menunjukkan kelasnya! Dengan diraihnya Sertifikasi ISO, perusahaan ini membuktikan komitmennya dalam menerapkan tata kelola yang baik dan bersih dari praktik penyuapan. Apa saja yang membuat Tugu Insurance begitu istimewa?

  • Sertifikasi Berkelanjutan: Tugu Insurance berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 37001:2016 selama empat tahun berturut-turut.
  • Fokus Utama: Sertifikasi ini mencakup dua fungsi penting, yaitu pengadaan barang/jasa dan klaim.
  • Komitmen GCG: Tugu Insurance mengintegrasikan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap aspek bisnisnya.
  • Dampak Positif: Sertifikasi ini mendukung keberlangsungan operasional usaha yang berkelanjutan dan mencapai target kinerja yang berkesinambungan.

Tugu Insurance Kantongi Sertifikasi ISO: Apa Artinya?

Buat kamu yang belum familiar, Sertifikasi ISO 37001:2016 itu bukan kaleng-kaleng, guys! Ini adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Artinya, perusahaan yang punya sertifikasi ini sudah terbukti punya sistem yang kuat untuk mencegah, mendeteksi, dan menindak praktik suap.

Empat Tahun Berturut-turut: Bukan Kebetulan!

Yang bikin salut, Tugu Insurance sudah dapat sertifikasi ini empat kali berturut-turut sejak tahun 2021. Ini bukan cuma sekadar dapat sertifikat, tapi bukti nyata bahwa mereka benar-benar serius menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Kenapa Sertifikasi Ini Penting Banget?

Sertifikasi SMAP ISO 37001:2016 ini penting banget karena:

  • Meningkatkan Kepercayaan: Nasabah, mitra bisnis, dan investor jadi lebih percaya sama perusahaan.
  • Mencegah Kerugian: Praktik suap bisa merugikan perusahaan secara finansial dan reputasi. Dengan SMAP, risiko ini bisa diminimalkan.
  • Mendukung Bisnis Berkelanjutan: Perusahaan yang bersih dari suap akan lebih stabil dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Apa Kata Petinggi Tugu Insurance?

Presiden Direktur Tugu Insurance, Tatang Nurhidayat, mengaku bangga banget atas pencapaian ini. Beliau menegaskan bahwa seluruh jajaran direksi berkomitmen untuk menerapkan sistem antisuap ini demi membangun operasional perusahaan yang berkelanjutan.

Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko, Edi Yoga Prasetyo, juga menambahkan bahwa langkah ini adalah bagian dari konsistensi Tugu Insurance dalam mengintegrasikan prinsip GCG, Risk & Compliance dalam pengembangan bisnis.

Fokus pada Pengadaan dan Klaim

Sertifikasi ISO 37001:2016 yang diraih Tugu Insurance ini mencakup dua fungsi utama:

  1. Pengadaan Barang/Jasa (Procurement): Memastikan proses pengadaan dilakukan secara transparan dan bebas dari praktik suap.
  2. Klaim (Claim): Memastikan proses klaim dilakukan secara adil dan profesional, tanpa ada upaya penyuapan untuk mempercepat atau mempermudah proses.

Dengan fokus pada dua area ini, Tugu Insurance berusaha untuk memberikan layanan terbaik dan terpercaya bagi para nasabahnya.

TUV SUD Indonesia: Lembaga Sertifikasi Terpercaya

Sertifikat ISO 37001:2016 ini diterbitkan oleh TUV SUD Indonesia, lembaga sertifikasi internasional yang sudah diakui oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Ini artinya, proses sertifikasi dilakukan secara profesional dan independen, sehingga hasilnya bisa dipercaya.

Kesimpulan: Tugu Insurance Layak Jadi Contoh!

Dengan diraihnya Sertifikasi ISO 37001:2016, Tugu Insurance membuktikan bahwa mereka bukan cuma jago dalam bisnis asuransi, tapi juga punya komitmen yang kuat untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dan bersih dari praktik suap. Semoga semakin banyak perusahaan di Indonesia yang mengikuti jejak Tugu Insurance!

About The Author

Putri Siregar

Putri adalah lulusan Sarjana Ilmu Media dari Universitas Brawijaya Malang. Ia sangat tertarik pada tren mode, musik, dan film, dan senang berbagi pengetahuannya. Putri juga seorang ilustrator berbakat dan sering menyertakan ilustrasi karyanya dalam artikelnya. Ia adalah penggemar film dan konser. Saat ini, Putri juga menulis artikel freelance untuk Mega Kancah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top