Steven Sim Umumkan: Warga ASEAN Bisa Ikut Pelatihan Nasional Malaysia!

Siap-siap! Malaysia membuat gebrakan dengan membuka National Training Week (NTW) untuk seluruh warga ASEAN. Ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan secara gratis. Penasaran apa saja yang ditawarkan?

  • Apa itu NTW? Program pelatihan nasional Malaysia yang kini terbuka untuk warga ASEAN.
  • Kapan? 14–21 Juni 2025. Catat tanggalnya!
  • Di mana? Di seluruh Malaysia dan juga secara online. Fleksibel banget!
  • Apa saja pelatihannya? AI, transformasi digital, teknologi hijau, kepemimpinan, dan masih banyak lagi.
  • Siapa yang mendukung? Perusahaan-perusahaan besar seperti Microsoft, Udemy, dan Alibaba Cloud.

Malaysia Buka Pelatihan Nasional untuk Warga ASEAN: Kesempatan Emas!

Kuala Lumpur, Malaysia – Kabar baik untuk seluruh warga ASEAN! Malaysia, di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua ASEAN, membuka National Training Week (NTW) untuk pertama kalinya bagi seluruh warga negara ASEAN. Lebih dari 65.000 kesempatan pelatihan gratis tersedia di seluruh negara dan secara online, mulai dari 14 hingga 21 Juni 2025.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia, YB Steven Sim Chee Keong, pada Simposium Investasi Pengembangan Sumber Daya Manusia ASEAN (AHCDIS) di Kuala Lumpur.

NTW 2025: Program Pelatihan Terbesar dan Terinklusif di ASEAN

NTW 2025 menjadi program utama di bawah kepemimpinan Malaysia dalam ASEAN Year of Skills (AYOS), sebuah komitmen selama setahun untuk pengembangan tenaga kerja regional. Tahun ini, NTW diharapkan menjadi program keterampilan terbesar dan paling inklusif di ASEAN, dengan akses gratis ke berbagai kursus di bidang-bidang penting seperti AI, transformasi digital, teknologi hijau, kepemimpinan, dan keterampilan lainnya yang sangat dibutuhkan di dunia kerja modern.

Program ini didukung oleh pemain global dan regional seperti Microsoft, Udemy, Awantec, Alibaba Cloud, dan penyedia layanan terkemuka Malaysia, serta dikoordinasikan oleh Human Resource Development Corporation (HRD Corp).

Investasi Malaysia dalam Pengembangan SDM ASEAN

“Untuk pertama kalinya, kami memperluas kesempatan pelatihan berkualitas tinggi ini di luar batas negara kami. Ini adalah investasi Malaysia di ASEAN – dan dalam sumber daya manusia,” kata YB Steven Sim. “Tujuan kami adalah menjadikan ASEAN wilayah dengan keterampilan terbaik di dunia melalui kerja sama yang lebih dalam dan bermakna.”

NTW 2025 menargetkan setidaknya 5 juta peserta dari seluruh wilayah ASEAN, dengan perkiraan nilai lebih dari USD600 juta (RM2.5 miliar). Ini juga menandai meningkatnya pengaruh Malaysia sebagai pemimpin pembelajaran dan pengembangan regional, menjelang acara AYOS lainnya seperti Konferensi Pasar Pelatihan ASEAN (Juli), Konferensi TVET ASEAN (Agustus), dan Forum Keterampilan Global (Oktober), yang akan mencapai puncaknya dalam Forum Menteri Tenaga Kerja ASEAN untuk Pengembangan Sumber Daya Manusia.

ASEAN Harus Jadi Mesin Inovasi, Bukan Sekadar Lantai Produksi

YB Steven Sim menekankan bahwa ASEAN harus beralih dari sekadar menjadi lantai produksi dunia menjadi mesin inovasi, yang didukung oleh bakat, kemitraan, dan tujuan yang jelas. “Keberhasilan jangka panjang kita bergantung pada merangkul industri digital, hijau, dan bernilai tinggi di masa depan,” ujarnya.

Pujian dari Para Pemangku Kepentingan ASEAN

Kepemimpinan regional Malaysia mendapat pujian dari para pemangku kepentingan utama ASEAN. Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn, memuji peran Malaysia: “Ini adalah inisiatif visioner yang menegaskan kembali komitmen bersama kita untuk berinvestasi pada manusia – fondasi sejati pertumbuhan dan ketahanan ASEAN.”

Menambahkan hal ini, Direktur ILO untuk Asia Timur dan Tenggara, Ms. Xiaoyan Qian, menekankan perlunya pengembangan keterampilan untuk diintegrasikan dengan kebijakan ketenagakerjaan dan ekonomi yang lebih luas. “Koherensi kebijakan semacam itu sangat penting untuk mempersiapkan tenaga kerja ASEAN menghadapi dunia kerja yang berkembang pesat,” katanya.

Simposium AHCDIS: Platform Aksi Regional

Simposium AHCDIS dua hari, yang diselenggarakan oleh HRD Corp di bawah Kementerian Sumber Daya Manusia (KESUMA), mempertemukan lebih dari 300 peserta dari seluruh ASEAN dengan tema “Investasi dalam Sumber Daya Manusia, Pembiayaan Berkelanjutan, Kemitraan Publik-Swasta, dan Inklusi Sosial.”

Datuk Abu Huraira Abu Yazid, Ketua HRD Corp, mengatakan bahwa simposium ini berfungsi sebagai platform aksi regional untuk berbagi praktik terbaik dan mendorong investasi jangka panjang dalam sumber daya manusia. “Ini tentang menemukan solusi yang dapat ditindaklanjuti yang akan membentuk kebijakan masa depan,” katanya.

Para peserta utama termasuk perwakilan senior dari KESUMA, HRD Corp, Sekretariat ASEAN, dan para pemimpin AYOS 2025. Hasil simposium diharapkan dapat secara signifikan membentuk pendekatan regional terhadap pengembangan tenaga kerja, memungkinkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kemakmuran bersama.

Info Lebih Lanjut

Untuk informasi lebih lanjut tentang AYOS 2025, AHCDIS, dan NTW, kunjungi:

About The Author

Putri Siregar

Putri adalah lulusan Sarjana Ilmu Media dari Universitas Brawijaya Malang. Ia sangat tertarik pada tren mode, musik, dan film, dan senang berbagi pengetahuannya. Putri juga seorang ilustrator berbakat dan sering menyertakan ilustrasi karyanya dalam artikelnya. Ia adalah penggemar film dan konser. Saat ini, Putri juga menulis artikel freelance untuk Mega Kancah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top