Waspada Gula! BPOM Resmi Terapkan Nutri-Level pada Minuman Kemasan

Kabar penting buat kamu yang hobi jajan minuman manis! BPOM kini resmi menerapkan sistem label Nutri-Level pada produk minuman kemasan. Langkah ini diambil pemerintah untuk menekan angka penyakit tidak menular akibat konsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan.

Apa Itu Nutri-Level dan Mengapa Penting?

Banyak dari kita mungkin sering tidak sadar berapa banyak kandungan gula yang masuk ke tubuh lewat minuman kemasan. Padahal, 73% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, dan ginjal. Dengan adanya Nutri-Level, kamu bisa langsung tahu seberapa sehat minuman yang kamu pegang.

Poin Penting Kebijakan Baru BPOM:

  • Fokus Awal: Implementasi dimulai dari kategori minuman kemasan.
  • Sistem Bertahap: Karena ada sekitar 1,7 juta pelaku usaha makanan, aturan ini diterapkan bertahap.
  • Masa Transisi: Diberikan waktu 1-2 tahun agar produsen bisa menyesuaikan diri.
  • Edukasi, Bukan Paksaan: Fokus utama saat ini adalah memberikan informasi agar masyarakat lebih cerdas memilih.

Kenali Warna Label Nutri-Level

Sistem ini sangat simpel. Kamu hanya perlu melihat indikator warna pada kemasan untuk mengetahui profil nutrisinya:

LevelWarnaKeterangan
Level AHijau TuaKandungan Gula, Garam, Lemak rendah (Paling Sehat)
Level BHijau MudaKandungan dalam batas wajar
Level CKuningPerlu diperhatikan konsumsinya
Level DMerahKandungan Gula, Garam, Lemak tinggi

Keuntungan bagi Produsen dan Konsumen

Pemerintah tidak hanya melarang, tapi juga memberi apresiasi. Pelaku usaha yang patuh akan mendapatkan predikat “pangan sehat” yang bisa menarik lebih banyak pelanggan. Selain itu, ada insentif berupa proses perizinan yang lebih cepat bagi perusahaan yang mendukung program kesehatan ini.

Ingat, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Dengan membaca label, kamu telah mengambil langkah kecil untuk masa depan yang lebih bugar!

Sumber referensi: BPOM RI dan Kemenkes RI.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah semua produk makanan wajib pakai label ini sekarang?

Saat ini, kebijakan difokuskan pada minuman kemasan terlebih dahulu. Nantinya, akan diperluas ke kategori produk pangan lainnya secara bertahap.

Apa yang harus dilakukan jika melihat label merah?

Label merah (Level D) menandakan kandungan gula, garam, atau lemak yang tinggi. Sebaiknya batasi konsumsi produk tersebut agar tidak berlebihan.

About The Author

Putri Siregar

Putri adalah lulusan Sarjana Ilmu Media dari Universitas Brawijaya Malang. Ia sangat tertarik pada tren mode, musik, dan film, dan senang berbagi pengetahuannya. Putri juga seorang ilustrator berbakat dan sering menyertakan ilustrasi karyanya dalam artikelnya. Ia adalah penggemar film dan konser. Saat ini, Putri juga menulis artikel freelance untuk Mega Kancah.

Share this article

Back To Top