- Kemenperin dorong industri lokal buat ikut andil dalam pembangunan PLT EBT.
- Targetnya, Indonesia bisa mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060.
- Schneider Electric bangun pabrik baru di Cikarang sebagai bukti keseriusan investasi di sektor ini.
- Pemanfaatan komponen lokal jadi kunci untuk kemandirian industri dan ekonomi hijau.
Indonesia Gaspol Energi Terbarukan!
Mimpi Indonesia untuk punya lingkungan yang lebih bersih dan sehat makin dekat, guys! Caranya? Ya dengan beralih ke energi terbarukan. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) lagi gencar banget nih ngajak semua pihak, terutama industri dalam negeri, buat ikutan bangun pembangkit listrik tenaga energi baru dan terbarukan (PLT EBT). Targetnya jelas, supaya Indonesia bisa mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060. Keren kan?
Direktur Jenderal Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, bilang kalau pihaknya terus mendorong pertumbuhan industri pendukung EBT. Contohnya kayak sel surya, baterai, panel kontrol, generator, turbin hidro, dan turbin angin. Wah, banyak juga ya!
Schneider Electric Ikut Meramaikan Pesta Energi Hijau
Salah satu contoh nyata keseriusan investasi di sektor ini adalah pembangunan pabrik ketiga PT Schneider Electric Indonesia di Cikarang, Jawa Barat. Ini bukan cuma sekadar nambah lini produksi lho, tapi juga simbol komitmen bersama buat menjadikan Indonesia sebagai pemain utama manufaktur global. Mantap!
“Ini saatnya kita bangkit, berinovasi, dan membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu bersaing di industri teknologi canggih,” tegas Setia saat memberikan semangat.
Komponen Lokal Jadi Jurus Jitu
Direktur Industri Mesin dan Peralatan Pertanian Kemenperin, Solehan, juga menekankan pentingnya penggunaan komponen produksi dalam negeri dalam seluruh proses produksi dan pengadaan industri. Dengan begini, kita nggak cuma bangun energi bersih, tapi juga memperkuat kemandirian industri dan ekonomi hijau.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Cerah
Kemenperin optimis banget nih, guys! Mereka yakin kalau fasilitas baru ini bakal menarik lebih banyak investasi berkualitas tinggi dan mendorong sinergi lintas sektor. Tujuannya supaya industri kita makin mandiri, mendukung ekonomi hijau, dan membangun masa depan yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Investasi Rp25 Triliun Siap Digelontorkan!
Pemerintah RI sebelumnya juga sudah mengumumkan investasi sebesar Rp25 triliun untuk proyek-proyek EBT. Ini bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mengembangkan sektor energi terbarukan. Dengan investasi yang besar ini, diharapkan akan semakin banyak proyek EBT yang terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Komitmen Jangka Panjang Schneider Electric
Presiden Direktur Schneider Electric Indonesia dan Timor-Leste, Martin Setiawan, menyatakan bahwa ekspansi pabrik pintar di Cikarang ini mencerminkan komitmen jangka panjang Schneider Electric dalam mendukung transformasi dan ketahanan industri Indonesia. Mereka nggak cuma investasi, tapi juga ikut membangun ekosistem yang kuat dan berdaya saing global.
Kerja Sama Indonesia-Prancis Makin Erat
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, menambahkan bahwa Prancis dan Indonesia terus memperkuat kemitraan ekonomi bilateral. Banyak perusahaan Prancis yang aktif mendukung pengembangan sektor industri dan teknologi Indonesia. Schneider Electric adalah salah satu contohnya, yang menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Teknologi Canggih untuk Efisiensi dan Keberlanjutan
Fasilitas di Cikarang ini adalah salah satu pabrik pintar global milik Schneider Electric. Mereka menggunakan teknologi EcoStruxure™, panel surya di atap, otomasi berbasis AI, dan Digital Factory Acceptance Testing (FAT). Semua ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi dampak lingkungan.
PLN Siap Bangun PLTP di Maluku
Selain itu, PT PLN (Persero) juga ditugaskan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) berkapasitas 40 MW di Maluku. Ini adalah salah satu upaya untuk memanfaatkan potensi panas bumi yang melimpah di Indonesia. Dengan adanya PLTP ini, diharapkan pasokan listrik di Maluku akan semakin stabil dan ramah lingkungan.




