- Indonesia dan Timor Leste mempererat kerja sama di berbagai sektor perdagangan.
- Indonesia mendukung penuh Timor Leste menjadi anggota ASEAN ke-11.
- Nilai perdagangan antara kedua negara terus meningkat setiap tahunnya.
Indonesia dan Timor Leste: Sahabat Dekat dalam Perdagangan
Indonesia dan Timor Leste bukan hanya sekadar tetangga, tapi juga sahabat dekat. Hal ini tercermin dari eratnya hubungan kerja sama di berbagai bidang, terutama perdagangan. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menyatakan bahwa Indonesia selalu terbuka untuk berdialog dan berkolaborasi dengan Timor Leste.
“Indonesia selalu terbuka untuk berdialog dan berkolaborasi dengan Timor Leste. Indonesia berbagi aspirasi dan tekad yang sama dengan Timor Leste, termasuk dalam meningkatkan perdagangan,” ujar Roro dalam keterangannya di Jakarta, seperti dilansir dari Antara News.
Fokus Kerja Sama: Dari Pabrik Marmer Hingga Kedai Kopi
Dalam pertemuan dengan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste, Filipus Nino Pereira, Wamendag Roro menyambut baik kerja sama antara kedua negara di berbagai sektor perdagangan. Beberapa di antaranya termasuk pembangunan pabrik marmer dan kedai kopi. Kenapa kedai kopi?
Indonesia punya banyak sekali jenis kopi berkualitas tinggi. Peluang ini bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan kopi Indonesia ke pasar Timor Leste. Bayangkan, menikmati kopi asli Indonesia di kedai-kedai kopi yang nyaman di Timor Leste. Pasti asyik!
Dukungan Penuh untuk Timor Leste Gabung ASEAN
Indonesia juga memberikan dukungan penuh kepada Timor Leste untuk bergabung menjadi anggota ASEAN ke-11. Bentuk dukungan ini diwujudkan dengan menyiapkan berbagai program peningkatan kapasitas untuk Timor Leste selama periode 2025-2026.
“Kami ingin menegaskan kembali komitmen kuat Indonesia untuk mendukung aksesi Timor Leste sebagai negara anggota ASEAN ke-11. Indonesia saat ini sedang mempersiapkan serangkaian program peningkatan kapasitas untuk Timor Leste untuk periode 2025-2026,” tegas Roro.
Timor Leste Juga Senang!
Menteri Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste, Filipus Nino Pereira, juga menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang terjalin antara kedua negara. Menurutnya, Timor Leste dan Indonesia memiliki hubungan yang harmonis di berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, sosial budaya, hingga hubungan antar masyarakat.
“Hubungan ini tentu akan terus dipupuk melalui hubungan persahabatan yang berkelanjutan,” kata Filipus.
Nilai Perdagangan Terus Meroket!
Nilai perdagangan antara Indonesia dan Timor Leste terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024, total nilai perdagangan diperkirakan mencapai US$391,34 juta, dengan pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 15,56 persen. Keren, kan?
Dari Januari hingga April 2025, ekspor Indonesia ke Timor Leste mencapai US$117,08 juta, meningkat 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa produk-produk Indonesia semakin diminati di Timor Leste.
Produk Indonesia Apa Saja yang Laris di Timor Leste?
Berikut adalah beberapa produk ekspor utama Indonesia ke Timor Leste:
- Kendaraan bermotor
- Minyak kelapa sawit
- Makanan olahan
- Semen
- Produk farmasi
- Barang konsumsi sehari-hari
Selain itu, beberapa komoditas strategis juga mengalami pertumbuhan yang signifikan, seperti kendaraan komersial ringan, tepung terigu, produk susu, dan produk perawatan pribadi.
Kesimpulan: Hubungan Dagang yang Saling Menguntungkan
Kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Timor Leste semakin erat dan saling menguntungkan. Dengan terus menjalin komunikasi dan kolaborasi, diharapkan hubungan baik ini dapat terus ditingkatkan di masa depan. Kita tunggu saja kejutan-kejutan lainnya dari kerja sama kedua negara!




