Siap-siap! QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bakal makin mendunia. Bank Indonesia (BI) lagi gencar-gencarnya melakukan uji coba pembayaran lintas negara, dan kali ini giliran China yang dijajal. Apa saja keuntungan dari langkah besar ini? Yuk, kita bahas!
- QRIS segera hadir di China, permudah transaksi.
- Uji coba melibatkan berbagai pihak, dari ASPI hingga UnionPay.
- Setelah Malaysia, Thailand, Singapura, dan Jepang, kini China jadi target ekspansi.
- Dukung UMKM dan pariwisata Indonesia.
QRIS Go International: China Jadi Target Berikutnya!
Bank Indonesia (BI) terus berinovasi untuk memajukan sistem pembayaran digital di tanah air. Salah satu langkah terobosan yang dilakukan adalah dengan memperluas jangkauan QRIS hingga ke mancanegara. Setelah sukses di Malaysia, Thailand, Singapura, dan Jepang, kini giliran China yang menjadi target ekspansi.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa uji coba pembayaran lintas negara ini bertujuan untuk memfasilitasi perdagangan dan transaksi keuangan lintas batas, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat mendorong sektor pariwisata antara Indonesia dan China.
Kenapa China? Potensi Pasar yang Menggiurkan
China merupakan salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia, dan memiliki populasi yang sangat besar. Hal ini menjadikan China sebagai pasar yang sangat potensial bagi produk-produk Indonesia. Dengan adanya QRIS, diharapkan UMKM Indonesia dapat lebih mudah menjangkau konsumen di China, dan meningkatkan volume ekspor.
Selain itu, jumlah wisatawan China yang berkunjung ke Indonesia juga terus meningkat setiap tahunnya. Dengan adanya QRIS, wisatawan China akan lebih mudah melakukan pembayaran selama berlibur di Indonesia, tanpa perlu repot menukar uang tunai.
Siapa Saja yang Terlibat dalam Uji Coba Ini?
Uji coba QRIS di China melibatkan berbagai pihak, antara lain:
- Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)
- UnionPay International (UPI)
- Operator sistem pembayaran dari Indonesia dan China
- PT Rintis Sejahtera (Rintis)
- PT Alto Network (Alto)
- PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa)
- PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin)
Kerja sama antara berbagai pihak ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk mewujudkan sistem pembayaran digital yang terintegrasi dan efisien.
Bagaimana Cara Kerja QRIS Lintas Negara?
Secara sederhana, cara kerja QRIS lintas negara adalah sebagai berikut:
- Pengguna memindai kode QRIS yang disediakan oleh pedagang di negara lain.
- Aplikasi pembayaran akan secara otomatis mengkonversi mata uang sesuai dengan nilai tukar yang berlaku.
- Pengguna melakukan pembayaran seperti biasa.
- Pedagang menerima pembayaran dalam mata uang lokal mereka.
Dengan sistem ini, transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan aman.
QRIS: Bukan Hanya Sekadar Pembayaran
Lebih dari sekadar sistem pembayaran, QRIS juga memiliki potensi untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Dengan QRIS, masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki akses ke layanan perbankan dapat dengan mudah melakukan transaksi keuangan melalui smartphone mereka.
Selain itu, QRIS juga dapat membantu pemerintah dalam memantau dan mengendalikan peredaran uang, serta mencegah praktik pencucian uang dan pendanaan terorisme.
Apa Kata Pengamat?
Pengamat ekonomi, Dr. Felicia Putri Tjiasaka, menyatakan bahwa ekspansi QRIS ke China merupakan langkah yang sangat positif. “Ini adalah peluang besar bagi UMKM Indonesia untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar global,” ujarnya.
Namun, Dr. Felicia juga mengingatkan bahwa pemerintah perlu memberikan dukungan yang memadai kepada UMKM, agar mereka dapat memanfaatkan peluang ini secara optimal.
Harapan ke Depan
Dengan diluncurkannya uji coba QRIS di China, diharapkan sistem pembayaran digital Indonesia dapat semakin dikenal dan diterima di dunia internasional. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.




