- Pelatihan SDM Penting: Menyiapkan tenaga kerja terampil untuk program MBG.
- Dukungan Pemerintah: Kementerian Ketenagakerjaan siap sedia fasilitas pelatihan.
- Serapan Tenaga Kerja: MBG berpotensi menciptakan jutaan lapangan kerja.
- Kerja Sama: Sinergi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan program MBG.
Kenapa Pelatihan SDM Sepenting Itu?
Mungkin banyak yang mikir, ah cuma masak makanan bergizi aja kok ribet. Eits, jangan salah! Program MBG ini bukan cuma soal ngasih makan anak-anak. Lebih dari itu, ini soal menciptakan sistem yang berkelanjutan dan berkualitas. Nah, SDM yang terlatih adalah fondasinya.
Menteri Yassierli dengan tegas menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen penuh mendukung MBG. Alasannya sederhana: program ini punya potensi besar untuk menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang fantastis. Bayangin aja, mulai dari petani, pemasok bahan baku, juru masak, pengelola distribusi, sampai tenaga pengawas – semuanya butuh skill yang mumpuni.
Pelatihan Berbasis Kompetensi: Jawabannya!
Kementerian Ketenagakerjaan nggak cuma ngomong doang. Mereka udah gerak cepat dengan meluncurkan program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dan Tailor-Made Training (TMT) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Tujuannya jelas: menghasilkan tenaga kerja yang punya keterampilan khusus di bidang nutrisi.
Fasilitas-fasilitas di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) seperti di Lombok Timur dimaksimalkan sebagai pusat pendidikan dan pelatihan SDM untuk Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Keren kan?
“Kami yakin MBG akan berhasil jika didukung oleh personel yang memiliki kompetensi standar,” tegas Yassierli.
Kolaborasi untuk Gizi Nasional
Nggak cuma itu, peluncuran pelatihan ini juga merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Badan Pangan Nasional (BGN) tentang Sinergi Program Ketenagakerjaan dalam Pemenuhan Gizi Nasional yang diteken pada 14 April 2025 lalu.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, optimis bahwa MBG bukan cuma mengatasi masalah gizi, tapi juga mampu menyerap hingga 1,5 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Mantap!
Jenis Pelatihan yang Tersedia
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Agung Nur Rohmad, melaporkan bahwa ada total 256 peserta PBK yang mengikuti 16 paket program pelatihan di BPVP Lombok Timur. Ini termasuk 122 peserta PBK dan 144 peserta TMT.
Beberapa program pelatihan kolaborasi yang mendukung program MBG antara lain:
- Pengolahan Ikan dan Hasil Laut
- Pembuatan Aneka Sup
- Pengolahan Masakan Unggas
Selain itu, ada juga tujuh program pelatihan lainnya di sektor pariwisata, seperti:
- Peracikan Minuman Kopi
- Pengolahan Makanan Komersial
- Penyiapan Produk Kue dan Roti
- Pelayanan Kantor Depan (Front Office)
- Pelayanan Pramusaji Restoran
- Pelayanan Kebersihan Kamar
Yuk, Dukung Program MBG!
Program Makan Bergizi Gratis ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi penerus bangsa. Dengan SDM yang kompeten dan dukungan dari semua pihak, kita bisa mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera. Jadi, tunggu apa lagi? Mari kita dukung bersama!




