Yuk, simak poin-poin pentingnya:
- Dua pelaku asal OKU ditangkap di Gresik.
- Modus kejahatan: Ganjal mesin ATM.
- Korban kehilangan Rp15,4 juta.
- Pelaku gunakan alat khusus untuk mengganjal.
- Waspada saat bertransaksi di ATM!
Kronologi Kejadian: ATM Macet, Uang Melayang!
Kejadian bermula saat Eko Mulyanto (53), seorang karyawan BUMN asal Banyuwangi, hendak mengambil uang di mesin ATM BRI di Gresik pada Minggu (26/2) pukul 06.20 WIB. Saat kartu ATM dimasukkan, tiba-tiba macet dan tidak bisa keluar.
Korban yang panik kemudian meminta bantuan orang lain. Nah, di sinilah salah satu pelaku muncul dan berpura-pura menawarkan bantuan. Tanpa disadari, pelaku mengintip nomor PIN ATM korban saat dimasukkan kembali.
Modus Ganjal ATM: Alat Sederhana, Efeknya Dahsyat!
Menurut Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, pelaku menggunakan alat khusus berupa potongan gergaji besi dan plastik yang disisipkan ke dalam slot kartu ATM. Alat ini yang membuat kartu ATM macet dan tidak bisa dikeluarkan.
Setelah korban pergi untuk menghubungi call center BRI, para pelaku langsung mengambil kartu ATM yang tersangkut dan melakukan penarikan tunai secara bertahap hingga mencapai Rp15,4 juta!
Tips Aman Bertransaksi di ATM: Jangan Panik, Jangan Percaya Orang Asing!
Kejadian ini jadi pelajaran penting buat kita semua. Berikut beberapa tips aman saat bertransaksi di ATM:
- Periksa Kondisi ATM: Pastikan tidak ada benda mencurigakan di sekitar mesin ATM.
- Jaga Kerahasiaan PIN: Tutup keypad saat memasukkan PIN. Jangan berikan PIN kepada siapapun!
- Jangan Panik Jika Kartu Macet: Hubungi call center bank terkait. Jangan percaya bantuan orang asing!
- Blokir Kartu ATM: Jika kartu ATM tertelan atau hilang, segera blokir kartu melalui aplikasi mobile banking atau hubungi call center bank.
Ogan Komering Ulu: Bukan Cuma Pempek, Ada Juga Oknum Penjahat!
Ogan Komering Ulu (OKU) memang terkenal dengan pempeknya yang lezat. Tapi, kejadian ini menunjukkan bahwa ada oknum warga OKU yang melakukan tindak kejahatan di daerah lain. Tentunya, ini tidak mencerminkan seluruh masyarakat OKU yang baik dan ramah.
Polisi terus melakukan pengembangan kasus ini untuk mengungkap jaringan pelaku kejahatan ganjal ATM lainnya. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati saat bertransaksi di ATM.
Data Kejahatan Ganjal ATM: Meningkat atau Menurun?
Data mengenai kejahatan ganjal ATM di Indonesia memang fluktuatif. Namun, modus kejahatan ini cenderung ada setiap tahunnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti tips aman bertransaksi di ATM.
Kejahatan ganjal ATM ini bukan hanya terjadi di Gresik. Beberapa waktu lalu, kasus serupa juga terjadi di Magetan dan Trenggalek. Ini menunjukkan bahwa modus kejahatan ini masih menjadi ancaman serius bagi nasabah bank.



