Kabar gembira untuk warga Bogor! Wali Kota Bogor, Bapak Dedie A. Rachim, menggandeng Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) Korwil Bogor Raya untuk bersama-sama memerangi premanisme. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Bogor.
Poin-poin penting dalam artikel ini:
- Pelantikan pengurus IKAL Lemhannas Korwil Bogor Raya periode 2025–2028.
- Ajakan Wali Kota Bogor kepada IKAL Lemhannas untuk memberantas premanisme.
- Pembentukan konsorsium orang-orang baik untuk melawan premanisme di Jawa Barat.
IKAL Lemhannas Bogor Raya: Kekuatan Baru untuk Bogor
Pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional Koordinator Wilayah (IKAL Lemhannas Korwil) Bogor Raya periode 2025–2028 telah resmi dilantik. Acara pelantikan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Ketua DPD IKAL Lemhannas Jawa Barat, Mayjen TNI (Purn) Deni H. Irawan.
Heru Cokro dipercaya untuk memimpin IKAL Lemhannas Korwil Bogor Raya selama masa bakti 2025–2028. Dengan pengalaman dan jaringan yang luas, Heru diharapkan dapat membawa IKAL Lemhannas Korwil Bogor Raya menjadi organisasi yang berkontribusi nyata bagi pembangunan dan keamanan di Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Ajak IKAL Lemhannas Berantas Premanisme
Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus IKAL Lemhannas Korwil Bogor Raya. Beliau juga mengajak seluruh anggota IKAL Lemhannas untuk bersama-sama memerangi premanisme yang masih menjadi masalah di Kota Bogor.
“IKAL Lemhannas adalah kumpulan para pemimpin yang tersebar di berbagai organisasi dan telah teruji. Saya berharap potensi ini dapat dikapitalisasi dalam bentuk kegiatan nyata untuk kebaikan masyarakat,” ujar Dedie Rachim.
Konsorsium Orang-Orang Baik: Kekuatan Melawan Kejahatan
Dedie Rachim juga mengungkapkan bahwa Gubernur Jawa Barat memiliki perhatian khusus terhadap masalah premanisme. Oleh karena itu, beliau mengajak IKAL Lemhannas untuk membentuk dan memperkuat konsorsium orang-orang baik di Jawa Barat yang siap melawan premanisme bersama pihak-pihak lain.
“Ini adalah momentum yang baik untuk berkumpul, berhimpun, dan berkontribusi untuk kebaikan. Mari kita bersinergi untuk menciptakan Bogor yang aman, nyaman, dan kondusif,” tegas Dedie Rachim.
Apa Itu IKAL Lemhannas?
Mungkin ada yang bertanya-tanya, apa sih sebenarnya IKAL Lemhannas itu? Singkatnya, IKAL Lemhannas adalah organisasi yang beranggotakan alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Lemhannas sendiri adalah lembaga pendidikan tinggi yang bertujuan untuk menyiapkan kader-kader pemimpin bangsa yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Para alumni Lemhannas ini tersebar di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, militer, swasta, hingga organisasi masyarakat. Dengan pengalaman dan jaringan yang luas, mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara.
Premanisme: Musuh Bersama
Premanisme merupakan masalah yang kompleks dan meresahkan masyarakat. Aksi-aksi premanisme seperti pemerasan, pungutan liar, dan kekerasan dapat mengganggu ketertiban umum dan menghambat pembangunan ekonomi.
Oleh karena itu, pemberantasan premanisme membutuhkan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga harus bersatu padu untuk melawan segala bentuk premanisme.
Harapan untuk Bogor yang Lebih Baik
Dengan kolaborasi antara Pemerintah Kota Bogor dan IKAL Lemhannas, diharapkan masalah premanisme di Kota Bogor dapat segera diatasi. Masyarakat Bogor pun dapat hidup dengan aman, nyaman, dan tentram.
Mari kita dukung upaya-upaya pemberantasan premanisme ini. Jika kita melihat atau mengalami aksi premanisme, jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak yang berwajib. Bersama, kita bisa menciptakan Bogor yang lebih baik!




