Warga Blora dibuat geger dengan munculnya aliran fluida dari sumur tua Caluk-01. KSO KVELL Blora Energi langsung ambil tindakan cepat. Gimana ceritanya dan apa yang mereka lakukan?
Yuk, simak poin-poin pentingnya:
- Sumur Caluk-01 ‘batuk’ lagi setelah lama ditutup.
- KVELL Blora Energi gerak cepat atasi masalah.
- Dibuat jalur manual khusus biar aliran nggak masuk sungai!
- Koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.
Sumur Tua ‘Bangun’ Lagi di Blora, Warga Cemas!
Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mendadak ramai dengan kabar munculnya aliran fluida dari sumur minyak tua. Tepatnya, di Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban. Aliran ini berasal dari dekat sumur Caluk-01 yang sudah lama tidak beroperasi.
Sumur Caluk-01 sendiri sebenarnya sudah ditutup sejak tahun 2017. Kemudian, pada tahun 2023, area ini masuk dalam pengelolaan KVELL Blora Energi melalui skema kerja sama operasi (KSO). Kok bisa muncul aliran lagi?
KVELL Blora Energi Gerak Cepat Atasi ‘Batuk’ Sumur
Menanggapi kejadian ini, KSO KVELL Blora Energi langsung bergerak cepat. Mereka melakukan penanganan intensif untuk mengatasi aliran fluida yang muncul.
“Kami langsung berkoordinasi dengan semua pihak terkait, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, TNI, Polri, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas Kehutanan Kabupaten Blora. Semuanya fokus pada penanganan bersama,” jelas General Manager KSO KVELL Blora Energi, Dedi Rinaldi, seperti dikutip dari keterangan resminya.
Jalur Manual Jadi Andalan Selamatkan Sungai
Salah satu langkah penting yang diambil adalah pembuatan jalur manual. Jalur ini berfungsi mengarahkan aliran fluida ke penampungan khusus. Tujuannya jelas, mencegah cairan berbahaya tersebut mencemari sungai.
Selain itu, KSO KVELL Blora Energi juga memasang barier atau oil boom di sepanjang aliran Sungai Kedinding. Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih luas jika ada cairan yang lolos.
Kondisi Sumur Kedinding-02 Juga Dipantau Ketat
Selain sumur Caluk-01, KVELL Blora Energi juga memantau ketat kondisi sumur Kedinding-02. Saat ini, sumur tersebut masih dalam tahap penanganan dan kondisi alirannya relatif kecil.
Gas Berbahaya? Hasil Pengukuran Bikin Lega!
Untuk memastikan keamanan warga, KSO KVELL Blora Energi juga melakukan pengukuran gas di sekitar lokasi kejadian. Hasilnya cukup melegakan, tidak ditemukan adanya gas H2S atau 0 ppm. Gas H2S sendiri dikenal berbahaya karena bersifat korosif dan beracun.
Pentingnya Kerja Sama dan Kesigapan
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya kesigapan dan kerja sama dalam menghadapi masalah. KVELL Blora Energi menunjukkan komitmennya untuk menjaga lingkungan dan keselamatan warga sekitar.
Semoga penanganan aliran fluida ini berjalan lancar dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan serta masyarakat Blora.
Apa itu KSO?
KSO atau Kerja Sama Operasi adalah bentuk kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk mengelola suatu aset atau proyek. Dalam konteks ini, KVELL Blora Energi bekerja sama dengan pihak lain untuk mengelola sumur-sumur minyak tua di Blora.
Apa itu Oil Boom?
Oil boom adalah alat yang digunakan untuk mengendalikan penyebaran tumpahan minyak di perairan. Alat ini berbentuk seperti pagar terapung yang berfungsi menahan minyak agar tidak menyebar lebih luas.




