Geger! Dinkes Depok Gelontorkan Rp 9,6 Miliar untuk Dinas Luar, Ada Apa?

Geger! Dinkes Depok Gelontorkan Rp 9,6 Miliar untuk Dinas Luar, Ada Apa?

Anggaran perjalanan dinas Dinas Kesehatan (Dinkes) Depok senilai Rp 9,6 miliar menjadi sorotan. Kepala Dinkes Depok, Mary Liziawati, memberikan penjelasan terkait hal ini. Artikel ini akan membahas rincian anggaran tersebut, alokasinya, serta tanggapan dari Dinkes Depok.

  • Anggaran Fantastis: Dinkes Depok menganggarkan Rp 9,6 miliar untuk perjalanan dinas.
  • Penjelasan Dinkes: Anggaran berasal dari berbagai sumber, termasuk DAK non-fisik.
  • Transparansi: Dinkes Depok berkomitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas.
  • Alokasi Anggaran: Digunakan untuk program kesehatan masyarakat, termasuk puskesmas dan rumah sakit.

Anggaran Perjalanan Dinas Dinkes Depok Jadi Sorotan

Belakangan ini, anggaran perjalanan dinas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menjadi perbincangan hangat. Jumlahnya tidak main-main, mencapai Rp 9,6 miliar! Tentu saja, angka ini menimbulkan pertanyaan di benak banyak orang. Ke mana saja anggaran sebesar ini digunakan? Apakah penggunaannya sudah tepat sasaran?

Penjelasan Kepala Dinkes Depok

Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Dinkes Depok, Mary Liziawati, angkat bicara. Beliau menjelaskan bahwa anggaran tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik atau Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas. Dana ini memang diperuntukkan untuk mendukung operasional dan program-program kesehatan di tingkat puskesmas.

“Belanja Perjalanan Dinas Dalam Negeri Dinas Kesehatan (2023: Rp. 9.692.398.534) yang dipergunakan, termasuk untuk Dinas Kesehatan, 38 UPTD Puskesmas, 2 RSUD, UPTD Labkesda dan UPTD Farmasi. Jadi bukan hanya untuk khusus Dinas Kesehatan,” tegas Mary, seperti dikutip dari JPNN.com Jabar.

Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

Mary Liziawati juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran. Ia memastikan bahwa setiap pengeluaran, termasuk untuk perjalanan dinas, dilakukan secara bertanggung jawab dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Untuk Apa Saja Anggaran Perjalanan Dinas Ini?

Lantas, untuk apa saja sebenarnya anggaran perjalanan dinas ini digunakan? Menurut penjelasan Dinkes Depok, anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai program kesehatan di masyarakat. Berikut beberapa contohnya:

  • Kunjungan lapangan terkait upaya kesehatan masyarakat sekunder.
  • Visitasi perizinan praktik.
  • Monitoring evaluasi tenaga kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan, seperti FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) dan FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut).
  • Monitoring tempat praktik mandiri dokter.

Rincian Anggaran dari APBD

Selain dari DAK non-fisik, sebagian anggaran perjalanan dinas juga berasal dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Depok. Pada tahun 2023, anggaran dari APBD untuk keperluan ini mencapai Rp 1.737.493.534. Dana ini digunakan oleh Dinas Kesehatan, RSUD, dan UPTD untuk melaksanakan berbagai program kegiatan yang telah direncanakan.

Pentingnya Pengawasan Penggunaan Anggaran

Meskipun Dinkes Depok telah memberikan penjelasan terkait anggaran perjalanan dinas ini, pengawasan terhadap penggunaannya tetap penting. Masyarakat, media, dan lembaga pengawas lainnya perlu terus memantau agar anggaran tersebut benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Depok.

Sekilas Tentang Dinkes Depok: Dinas Kesehatan Kota Depok memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Selain mengelola anggaran, Dinkes juga bertanggung jawab atas berbagai program kesehatan, seperti vaksinasi, pencegahan penyakit menular, dan peningkatan gizi masyarakat. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi website resmi Dinkes Depok.

About The Author

Bima Nugroho

Bima, Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Airlangga, terpesona dengan koneksi global dan dinamika antar budaya. Ia ingin membuat peristiwa internasional kompleks menjadi mudah dipahami, gemar bepergian, kolektor musik dunia, dan juga menulis untuk Mega Kancah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top