Makassar Ajak Warga Manfaatkan Lahan Sempit untuk Tanam Padi!

Warga Makassar, ada kabar penting nih! Pemerintah kota lagi gencar-gencarnya mengajak kita semua buat memanfaatkan setiap jengkal lahan kosong di sekitar rumah untuk menanam padi. Tujuannya jelas, biar kita bisa lebih mandiri soal pangan dan mengurangi ketergantungan sama pasokan dari luar. Yuk, simak lebih lanjut!
  • Ajakan Walikota: Semua diajak ikut serta, dari RT/RW sampai pegawai pemerintah.
  • Latar Belakang: Lahan pertanian makin sempit karena pembangunan, sementara kebutuhan beras terus meningkat.
  • Solusi: Manfaatkan teknologi pertanian dan libatkan generasi muda.
  • Target Nasional: Mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto.

Kenapa Makassar Getol Ajak Warga Bertani di Kota?

Begini ceritanya, Makassar itu kan kota besar, ya. Jumlah penduduknya terus bertambah. Otomatis, kebutuhan beras juga makin banyak. Sementara itu, lahan pertanian makin lama makin sedikit karena kalah sama pembangunan rumah, gedung, dan lain-lain. Walikota Makassar, Bapak Munafri Arifuddin, sampai turun tangan langsung untuk mengajak semua warga ikut serta.

“Makassar ini kota yang terus berkembang. Kebutuhan dari pertumbuhan penduduk yang tinggi itu konstan. Akibatnya, banyak lahan pertanian harus menyerah pada pembangunan,” ujarnya saat menghadiri acara Abbulo Sibatang Farmers Gathering di Makassar, seperti dikutip dari ANTARA pada 14 Agustus 2025.

Lahan Sempit? Bukan Masalah!

Walikota Arifuddin sadar betul, lahan di Makassar memang terbatas. Tapi, bukan berarti kita menyerah! Beliau mengajak para petani, akademisi dari universitas, dan Kementerian Pertanian untuk bekerja sama mencari solusi. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi pertanian.

“Dengan lahan yang terbatas, ada kebutuhan untuk sepenuhnya memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kapasitas produksi,” tegasnya. Beliau berharap, Fakultas Pertanian dan para ahli pertanian senior terus memberikan bimbingan kepada para petani.

Contoh Teknologi Pertanian yang Bisa Dicoba di Rumah:

  • Hidroponik: Menanam tanpa tanah, cocok buat lahan sempit.
  • Vertikultur: Menanam secara vertikal, bisa memanfaatkan dinding atau rak.
  • Tabulampot: Menanam buah dalam pot, selain menghasilkan juga mempercantik rumah.

Generasi Muda, Garda Terdepan Pertanian Masa Depan

Pak Walikota juga punya perhatian khusus sama generasi muda. Beliau pengen banget anak-anak muda di Makassar, khususnya di Kecamatan Biringkanaya, melek teknologi dan mau terjun ke dunia pertanian modern. Soalnya, pertanian itu bukan cuma soal cangkul dan lumpur, tapi juga soal inovasi dan digitalisasi.

Sebagai informasi tambahan, saat ini Kementerian Pertanian juga sedang aktif mengembangkan dan membuka lahan sawah baru untuk mengurangi ketergantungan pada impor beras. Ini sejalan dengan program swasembada pangan yang menjadi bagian dari Asta Cita (delapan misi utama) Presiden Prabowo Subianto.

Ayo, Manfaatkan Lahanmu!

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai manfaatkan lahan kosong di sekitar rumahmu untuk menanam padi atau tanaman produktif lainnya. Selain bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, kamu juga ikut berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Saya harap petani kita bersedia untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas produksi mereka. Beras adalah makanan pokok kita, jadi setiap plot yang tersedia harus dimanfaatkan dengan baik,” pungkas Walikota Arifuddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top