Viral! Jukir Cikutra Bandung Palak Rombongan Wisatawan, Minta Duit ‘Kawal Paksa’!

Waspada pungutan liar (pungli)! Kejadian kurang mengenakkan menimpa rombongan wisatawan di Cikutra, Bandung. Mereka menjadi korban pemerasan oleh juru parkir (jukir) yang memaksa untuk ‘mengawal’ bus mereka. Simak selengkapnya di bawah ini:
  • Apa yang Terjadi? Rombongan wisatawan dipalak oleh jukir di Cikutra, Bandung.
  • Modus Operandi: Jukir memaksa ‘mengawal’ bus dan meminta sejumlah uang.
  • Lokasi Kejadian: Cikutra, Bandung.
  • Kerugian: Rombongan wisatawan terpaksa membayar sejumlah uang yang tidak seharusnya.

Viral! Pungli Jukir di Bandung Resahkan Wisatawan

Praktek pungutan liar (pungli) kembali mencoreng citra Kota Bandung sebagai kota wisata. Kali ini, korbannya adalah rombongan wisatawan yang menggunakan bus. Mereka dipaksa membayar sejumlah uang kepada oknum juru parkir (jukir) yang ‘mengawal’ bus mereka.

Kejadian ini viral setelah salah satu korban mengunggah video pengalaman buruk mereka di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat bagaimana jukir dengan rompi oranye memaksa untuk mengawal bus rombongan wisatawan.

Kronologi Kejadian: Dicegat dan Dipaksa ‘Dikawal’

Menurut penuturan korban, mereka yang hendak menuju sebuah restoran di Bandung tiba-tiba dicegat oleh dua orang yang berboncengan motor. Kedua orang tersebut menawarkan ‘pengawalan’ hingga memaksa rombongan tersebut harus menerima jasa mereka.

“Bus kecil kami mau ke sebuah resto di Bandung, tiba-tiba dicegat, ditawari ‘pengawalan’. Udah kami tolak secara halus, tapi tetap ‘dikawal’ sama mereka,” tulis perekam video.

Tarif ‘Seikhlasnya’ Berujung Pemerasan

Sesampainya di lokasi restoran, korban menanyakan tarif ‘pengawalan’ tersebut. Awalnya, para jukir itu menjawab “seikhlasnya aja”. Namun, ketika korban memberikan uang Rp50 ribu, mereka menolak dan meminta lebih.

“Pas kami tawarin Rp50 ribu mereka bilang gini ‘kalau ada yang kasih Rp100 ribu ya Rp100 ribu, kalau Rp50 ribu kami kan berdua’. Pas pulang gak dikasih jalan kalau belum bayar, akhirnya kami coba kasih Rp50 ribu,” ungkap korban.

Pungli: Masalah Klasik yang Sulit Diberantas

Kejadian pungli seperti ini bukan pertama kalinya terjadi di Kota Bandung. Sebelumnya, beberapa kasus serupa juga sempat viral dan menjadi perhatian publik. Pungli tidak hanya merugikan wisatawan, tetapi juga mencoreng citra kota dan menghambat perkembangan sektor pariwisata.

Pemerintah Kota Bandung sebenarnya telah berupaya untuk memberantas pungli. Namun, praktek haram ini masih saja terjadi. Diperlukan kerjasama dari semua pihak, termasuk masyarakat, untuk memberantas pungli hingga ke akar-akarnya.

Apa yang Bisa Dilakukan Jika Menjadi Korban Pungli?

Jika Anda menjadi korban pungli, jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak berwajib. Anda bisa melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan pengaduan online yang disediakan oleh pemerintah.

Selain itu, Anda juga bisa membagikan pengalaman Anda di media sosial. Hal ini bisa menjadi peringatan bagi wisatawan lain dan memberikan tekanan kepada pihak berwenang untuk bertindak.

Tips Menghindari Pungli Saat Berwisata

Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menghindari pungli saat berwisata:

  • Cari informasi tentang tarif parkir resmi di lokasi wisata.
  • Hindari memberikan uang kepada orang yang menawarkan jasa yang tidak Anda butuhkan.
  • Jika Anda merasa tertekan atau diintimidasi, segera laporkan kepada pihak berwajib.
  • Selalu waspada dan berhati-hati terhadap orang asing yang mendekati Anda.

Dengan mengikuti tips di atas, Anda bisa mengurangi risiko menjadi korban pungli dan menikmati liburan Anda dengan tenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top