Malam pergantian tahun seharusnya menjadi momen yang penuh suka cita. Namun, bagi warga Puerto Rico, malam tahun baru kali ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Bukan karena pesta kembang api, melainkan karena pemadaman listrik total yang melanda hampir seluruh pulau. Lebih dari 1,3 juta pelanggan merasakan gelap gulita di malam yang seharusnya penuh cahaya.
Poin-Poin Penting dalam Artikel Ini:
- Pemadaman listrik melanda hampir seluruh Puerto Rico pada malam tahun baru.
- Lebih dari 1,3 juta pelanggan terdampak, termasuk rumah sakit dan perusahaan air.
- Penyebab pemadaman diduga karena kerusakan kabel listrik bawah tanah.
- Upaya pemulihan listrik sedang dilakukan, diperkirakan butuh waktu hingga dua hari.
- Kemarahan publik terhadap perusahaan listrik Luma dan Genera PR meningkat.
Kejadian Pemadaman Listrik yang Mengejutkan
Tepat saat fajar menyingsing pada hari Selasa, 31 Desember 2024, Puerto Rico tiba-tiba gelap gulita. Lampu-lampu padam, peralatan listrik mati, dan suasana berubah menjadi sunyi mencekam. Beberapa warga yang memiliki generator langsung menyalakannya, tapi mayoritas harus menghadapi kenyataan pahit: malam tahun baru tanpa listrik.
Seorang pria bernama Manuel, yang sedang berada di luar toko kelontong di San Juan, mengungkapkan kekecewaannya. “Ini harus terjadi pada tanggal 31 Desember!” ujarnya sambil menggerutu tentang pemadaman yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya. “Tidak ada kebahagiaan,” tambahnya dengan nada kesal.
Dampak Pemadaman Listrik yang Meluas
Menurut Luma Energy, perusahaan swasta yang mengelola transmisi dan distribusi listrik, hampir 90% dari 1,47 juta pelanggan di seluruh Puerto Rico terkena dampak pemadaman. Lebih dari 700.000 pelanggan, termasuk 16 rumah sakit dan perusahaan air dan limbah, berhasil mendapatkan kembali aliran listrik pada Selasa malam. Namun, situs web Luma yang memberikan informasi tentang wilayah yang masih padam tidak dapat diakses.
“Kami memahami betul frustrasi mendalam yang disebabkan oleh pemadaman ini, terutama pada hari seperti ini,” kata Luma dalam pernyataan resminya. “Kami mohon maaf atas gangguan terhadap rencana Anda.”
Penyebab dan Upaya Pemulihan
Luma menyatakan bahwa pemadaman listrik kemungkinan besar disebabkan oleh kerusakan pada kabel listrik bawah tanah. Mereka berjanji untuk memulihkan aliran listrik “secepat dan seaman mungkin.” Hugo Sorrentini, juru bicara Luma, mengatakan kepada Associated Press bahwa insiden ini sedang dalam penyelidikan.
Discover Puerto Rico, sebuah organisasi nirlaba yang mempromosikan pariwisata pulau ini, memperingatkan para wisatawan tentang pemadaman listrik di situs web mereka. Mereka meminta penumpang kapal pesiar untuk menghubungi operator tur secara langsung untuk memastikan apakah mereka memiliki generator dan tetap buka pada hari itu. Lima kapal pesiar dijadwalkan untuk berlabuh di Puerto Rico pada hari Selasa. Meskipun sebagian besar hotel menggunakan generator, penyewaan jangka pendek yang tidak memilikinya melaporkan pembatalan.
Kemarahan Publik dan Tuntutan Perubahan
Pemadaman ini memicu kemarahan yang meluap-luap terhadap Luma dan Genera PR, perusahaan yang mengawasi pembangkit listrik di Puerto Rico. Semakin banyak orang yang menuntut agar kedua perusahaan tersebut dipecat. Gubernur terpilih Jenniffer González Colón, yang akan dilantik pada tanggal 2 Januari, menyerukan pembentukan “raja energi” untuk meninjau potensi pelanggaran kontrak Luma sambil mencari operator lain. “Kita tidak bisa terus bergantung pada sistem energi yang mengecewakan rakyat kita,” tulisnya di platform media sosial X. Dia menambahkan bahwa menstabilkan jaringan listrik Puerto Rico akan menjadi prioritas utamanya saat menjabat.
Gubernur Pedro Pierluisi mengatakan bahwa dia telah menghubungi Luma dan Genera PR, dan menambahkan di X bahwa “kami menuntut jawaban dan solusi.” Presiden Joe Biden juga telah berbicara dengan Pierluisi tentang pemadaman tersebut dan menawarkan bantuan federal. Biden juga berbicara dengan Menteri Energi AS Jennifer Granholm dan mengarahkannya untuk menawarkan bantuan apa pun yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan listrik di pulau itu.
Kondisi Warga dan Antisipasi
Pemadaman ini memaksa banyak bisnis, taman, dan pusat perbelanjaan untuk tutup. Pemerintah juga mengumumkan jadwal terbatas untuk beberapa instansinya. Para pekerja memeriksa ratusan pasien yang sakit dan membagikan es untuk penderita diabetes agar insulin mereka tetap dingin. Beberapa warga Puerto Rico mulai membuat rencana antisipasi. “Saya akan tidur di balkon saya,” kata Raúl Pacheco, seorang penderita diabetes berusia 63 tahun, sambil duduk di kursi rodanya.
Julio Córdova, seorang pekerja kota, mengatakan bahwa dia berpakaian dengan bantuan cahaya dari ponselnya dan berencana membeli lilin. “Ini memengaruhi saya karena saya punya rencana. Kenapa tidak kemarin atau besok?” ujarnya sambil menggelengkan kepala dan menyapu daun-daun.
Masalah Jangka Panjang Infrastruktur
Meskipun pemadaman listrik di seluruh pulau jarang terjadi di Puerto Rico, wilayah AS ini terus bergulat dengan pemadaman listrik kronis yang disebabkan oleh jaringan listrik yang rapuh. Kondisi ini diperparah oleh Badai Maria yang melanda pada tahun 2017. Sistem kelistrikan sebenarnya sudah dalam kondisi menurun setelah bertahun-tahun kurang perawatan dan investasi. Baru-baru ini, perbaikan permanen pada jaringan listrik Puerto Rico mulai dilakukan setelah Badai Maria. Pulau ini masih bergantung pada generator yang disediakan oleh Badan Manajemen Darurat Federal AS untuk membantu menstabilkan jaringan listrik. Pada bulan November, pemerintah Puerto Rico meminta izin kepada pejabat AS untuk terus menggunakan lebih dari selusin generator portabel selama dua tahun tambahan.
Beberapa warga Puerto Rico menyikapi pemadaman ini dengan tenang. “Ini adalah bagian dari kehidupan saya sehari-hari,” kata Enid Núñez, 49 tahun, yang mengatakan bahwa dia sarapan sebelum bekerja berkat kompor gas kecil yang dia beli untuk kejadian seperti ini.
Krisis Keuangan dan Ketergantungan Energi
Otoritas Listrik Puerto Rico sedang berjuang untuk merestrukturisasi utang lebih dari $9 miliar, yang merupakan yang terbesar di antara badan-badan pemerintah pulau ini. Pembangkit listrik yang bergantung pada minyak bumi menghasilkan lebih dari 60% energi Puerto Rico, diikuti oleh gas alam dan batu bara. Atap tenaga surya hanya menyumbang sekitar 7% dari konsumsi listrik di pulau yang tingkat kemiskinannya di atas 40%. Ini menunjukkan bahwa Puerto Rico masih sangat bergantung pada sumber energi fosil dan rentan terhadap fluktuasi harga dan ketersediaan.




