Khofifah Gas Pol! Langsung Kerja Keras Setelah Dilantik Jadi Gubernur Jatim

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, baru saja dilantik dan langsung menunjukkan semangat kerja tinggi! Beliau punya banyak rencana untuk memaksimalkan kinerja birokrasi dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jatim. Apa saja sih yang akan dilakukan? Yuk, kita simak!

  • Fokus pada sinergi program dengan pemerintah pusat.
  • Efisiensi anggaran tanpa mengurangi pelayanan publik.
  • Pengendalian harga sembako menjelang Ramadan.
  • Penyediaan mudik gratis untuk masyarakat.

Khofifah: Siap Kerja Amanah untuk Masyarakat Jatim

Setelah dilantik oleh Presiden Prabowo, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur dan harapan besar kepada masyarakat Jawa Timur. Beliau berharap bisa menjalankan tugas bersama Wakil Gubernur Emil Dardak dengan amanah.

“Alhamdulillah, kami baru saja dilantik. Mohon doa dari seluruh masyarakat agar kami bisa menjalankan tugas secara amanah, memaksimalkan kinerja untuk memberikan kemakmuran dan pemerataan kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Khofifah di Jakarta, Kamis (20/2).

Sinergi Program: Nawa Bhakti Satya dan Astacita Prabowo

Khofifah menegaskan kesiapannya untuk melanjutkan Program Nawa Bhakti Satya di Jawa Timur dan bersinergi dengan Program Astacita Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Ini penting banget, biar program-program di daerah selaras dengan program nasional.

“Kami siap untuk mensinergikan program Nawa Bhakti Satya kami di Jawa Timur dengan program-program Astacita Presiden Prabowo,” tegasnya.

Selain itu, Khofifah juga siap mendukung program dan kebijakan nasional, serta bersinergi antar provinsi dan kabupaten/kota. Dengan kolaborasi yang baik, masalah-masalah yang ada bisa diatasi bersama.

“Kami siap membangun sinergitas dan kolaborasi baik antara provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia, maupun kebijakan-kebijakan makro secara nasional. Serta mitigasi-mitigasi dinamika global,” kata Khofifah.

Rakor Kilat: Bahas Anggaran dan Efisiensi

Nggak pakai lama, setelah pelantikan, Khofifah langsung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim dan para kepala perangkat daerah. Rakor ini membahas hal-hal penting, terutama soal anggaran dan efisiensi. Efisiensi ini penting agar anggaran bisa digunakan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.

“Semalam kami sudah berkoordinasi dengan Ketua DPRD Jatim. Hari ini kami langsung tancap gas mengadakan Rakor bersama Sekda, seluruh Kepala Perangkat Daerah dan Kepala BUMD Pemprov Jatim di Jakarta. Khususnya membahas terkait anggaran, dan efisiensi. Karena banyak yang harus dikoordinasikan sebelum kami berangkat ke Magelang untuk mengikuti retreat kepala daerah,” jelasnya.Efisiensi Tanpa Korban: Layanan Publik dan Bansos Tetap Lancar

Khofifah memastikan bahwa efisiensi yang dilakukan oleh Pemprov Jatim tidak akan mengurangi sektor layanan publik maupun penyaluran bantuan sosial (Bansos). Ini penting banget, karena layanan publik dan bansos adalah kebutuhan dasar masyarakat.

“Kedua sektor ini tidak boleh terpengaruh dan terdampak efisiensi,” tegasnya.

Ramadan dan Mudik Gratis: Perhatian untuk Masyarakat

Menjelang Bulan Suci Ramadan, Khofifah memprediksi akan ada fluktuasi harga sembako. Oleh karena itu, pemerintah harus turun tangan untuk mengendalikan harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Selain itu, Pemprov Jatim juga menyiapkan mudik gratis untuk masyarakat, baik melalui jalur darat maupun laut.

“Setiap lebaran kami mengadakan mudik gratis baik darat maupun laut. Setelah ini kami melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Pak Sekdaprov bersama jajaran Kepala Perangkat Daerah akan melaporkan dan kita rumuskan kebijakan bersama,” sebutnya.

Pelantikan Kompak: Semangat Persatuan dari Sabang Sampai Merauke

Khofifah juga menyampaikan kesannya usai mengikuti prosesi pelantikan. Menurutnya, pelantikan kali ini sangat berbeda dengan tahun 2019 lalu. Suasana kekeluargaan dan semangat persatuan sangat terasa.

“Silaturahmi hari ini kami semua kompak. Bahkan tadi salamannya salaman nusantara, karena hadir semua kepala daerah dan wakil kepala daerah dari Sabang sampai Merauke,” kata Khofifah.

Info Tambahan: Profil Singkat Khofifah Indar Parawansa

  • Nama Lengkap: Khofifah Indar Parawansa
  • Tempat, Tanggal Lahir: Surabaya, 19 Mei 1965
  • Pendidikan: S2 Universitas Indonesia, S3 Universitas Airlangga
  • Pengalaman: Menteri Sosial RI, Menteri Pemberdayaan Perempuan, Gubernur Jawa Timur

Khofifah dikenal sebagai sosok yang pekerja keras dan memiliki perhatian besar terhadap isu-isu sosial. Beliau juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top