Anak Pamer Kekayaan, Kapolri Diminta Tegur Kapolda Kalsel!

Aksi pamer harta alias flexing yang dilakukan anak seorang Kapolda Kalsel berbuntut panjang. Komisi III DPR RI sampai turun tangan! Apa saja yang perlu kamu tahu? Simak selengkapnya di artikel ini:
  • Anak Kapolda Kalsel viral karena flexing di media sosial.
  • Komisi III DPR RI meminta Kapolri memberikan teguran keras.
  • Aksi flexing dinilai tidak pantas dan merusak citra Polri.

Viral Anak Kapolda Kalsel Pamer Kemewahan

Media sosial dihebohkan dengan aksi seorang anak Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) yang memamerkan gaya hidup mewah. Ghazyendha Aditya Pratama, anak dari Irjen Polisi Rosyanto Yudha Hermawan, menjadi sorotan setelah foto-foto dirinya beredar di dunia maya.

Dalam foto-foto yang viral itu, Ghazyendha terlihat menikmati fasilitas mewah, seperti naik jet pribadi, mengenakan barang-barang branded, hingga berbelanja dengan nilai fantastis mencapai miliaran rupiah. Aksi flexing ini sontak menuai kecaman dari warganet yang menilai tidak pantas seorang anak pejabat kepolisian memamerkan kekayaan.

DPR RI Angkat Bicara

Komisi III DPR RI pun tak tinggal diam. Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan teguran keras kepada Kapolda Kalsel atas ulah anaknya tersebut.

“Anak pejabat polisi tidak pantas memamerkan gaya hidup mewah. Itu tindakan yang memalukan,” tegas Abdullah, seperti dikutip dari keterangannya, Minggu (2/3/2025).

Abdullah menilai, seorang pejabat polisi seharusnya mampu mengontrol keluarganya untuk tidak mempertontonkan kemewahan di tengah masyarakat. Terlebih, saat ini negara sedang berupaya melakukan efisiensi anggaran.

Reaksi Masyarakat dan Dampaknya

Aksi flexing ini memicu kemarahan publik. Masyarakat mempertanyakan sumber kekayaan yang dipamerkan oleh anak Kapolda Kalsel tersebut. Tak sedikit yang menduga-duga dan memberikan pandangan negatif terhadap keluarga pejabat kepolisian tersebut.

“Akhirnya sang ayah yang menjadi sasaran kekesalan dan kemarahan masyarakat,” ungkap Abdullah.

Imbauan untuk Pejabat Kepolisian

Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran bagi para pejabat kepolisian lainnya untuk tidak gemar memamerkan kekayaan. Aksi flexing dinilai dapat merusak citra Polri di mata masyarakat.

Sebagai informasi tambahan, aksi flexing ini bertentangan dengan imbauan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya telah meminta seluruh anggota Polri untuk hidup sederhana dan tidak bergaya hidup mewah. Kapolri juga telah mengeluarkan surat telegram (ST) yang mengatur tentang larangan anggota Polri memamerkan kekayaan di media sosial.

Mari kita tunggu bagaimana tindak lanjut dari Kapolri terkait kasus ini. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Bagaimana Seharusnya Pejabat Publik Bersikap?

Kejadian ini memunculkan pertanyaan penting: bagaimana seharusnya pejabat publik dan keluarganya bersikap? Berikut beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:

  1. Menjaga Kesederhanaan: Pejabat publik seharusnya menjunjung tinggi kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari. Hindari gaya hidup mewah yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial.
  2. Transparansi: Pejabat publik harus transparan mengenai sumber kekayaan yang dimiliki. Hal ini penting untuk menghindari kecurigaan dan menjaga kepercayaan masyarakat.
  3. Etika Bermedia Sosial: Keluarga pejabat publik juga perlu memperhatikan etika dalam bermedia sosial. Hindari mengunggah konten yang bersifat pamer kekayaan atau berpotensi menimbulkan kontroversi.

Dengan bersikap bijak dan sederhana, pejabat publik dapat menjaga kepercayaan masyarakat dan menghindari dampak negatif dari gaya hidup mewah.

About The Author

Putri Siregar

Putri adalah lulusan Sarjana Ilmu Media dari Universitas Brawijaya Malang. Ia sangat tertarik pada tren mode, musik, dan film, dan senang berbagi pengetahuannya. Putri juga seorang ilustrator berbakat dan sering menyertakan ilustrasi karyanya dalam artikelnya. Ia adalah penggemar film dan konser. Saat ini, Putri juga menulis artikel freelance untuk Mega Kancah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top