Super Garuda Shield 2025: 6.500 Tentara dari 13 Negara Unjuk Gigi!

Super Garuda Shield 2025 baru saja digelar! Ribuan tentara dari berbagai negara berkumpul untuk latihan bersama. Apa saja yang mereka lakukan? Simak selengkapnya di artikel ini!
  • Latihan Super Garuda Shield 2025 melibatkan 6.500 personel dari 13 negara.
  • Berbagai latihan dilakukan, mulai dari latihan lapangan hingga pertahanan siber.
  • Tujuan latihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan militer dan mempererat persahabatan antar negara.

Super Garuda Shield 2025 Resmi Dibuka!

Jakarta (ANTARA) – Latihan militer gabungan Super Garuda Shield (SGS) 2025 telah resmi dibuka! Bertempat di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta, acara pembukaan ini dihadiri oleh para petinggi militer dari berbagai negara.

Wakil Panglima TNI (Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia), Jenderal Tandyo Budi Revita, menyampaikan bahwa latihan ini sangat penting untuk menghadapi tantangan keamanan global yang semakin kompleks.

Apa Saja yang Dilatih?

SGS 2025 tidak hanya fokus pada satu jenis latihan saja. Ada berbagai macam kegiatan yang dilakukan, di antaranya:

  • Latihan Staf Operasional: Melatih pengambilan keputusan dan penyusunan perintah operasi.
  • Latihan Siber: Mengidentifikasi, mengamankan, dan mempertahankan diri dari serangan siber.
  • Latihan Lapangan: Meliputi operasi lintas udara, pelatihan hutan, pasukan khusus, dan operasi amfibi.
  • Aksi Sipil Teknik: Pembangunan infrastruktur desa.
  • Latihan Menembak Senjata Gabungan: Menguji kemampuan tempur dan interoperabilitas antar negara.

Negara Mana Saja yang Ikut?

SGS 2025 diikuti oleh 6.501 personel dari 13 negara. Indonesia sebagai tuan rumah mengirimkan 4.105 personel, sementara Amerika Serikat mengirimkan 1.347 personel. Negara-negara lain yang turut berpartisipasi adalah:

  1. Jepang (490 personel)
  2. Australia (254 personel)
  3. Korea Selatan (100 personel)
  4. Belanda (84 personel)
  5. Singapura (62 personel)
  6. Kanada (35 personel)
  7. Prancis (10 personel)
  8. Jerman (4 personel)
  9. Brasil (4 personel)
  10. Selandia Baru (3 personel)
  11. Inggris (3 personel)

Lokasi Latihan

Latihan ini dilaksanakan di beberapa lokasi berbeda, yaitu:

  • Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta
  • Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Jawa Barat
  • Pusat Latihan Pertempuran TNI AD, Sumatera Selatan
  • Pusat Latihan Pertempuran Marinir IX, Kepulauan Riau

Kenapa Latihan Ini Penting?

Jenderal Revita menekankan bahwa tantangan keamanan global semakin kompleks, mulai dari bencana alam hingga ketegangan geopolitik. SGS 2025 menjadi wadah untuk latihan bersama dan respon cepat terhadap tantangan-tantangan tersebut.

“Latihan ini bertujuan tidak hanya untuk memperkuat kemampuan militer, tetapi juga untuk membangun kepercayaan, persahabatan, dan solidaritas,” ujarnya.

Dengan adanya latihan seperti ini, diharapkan negara-negara peserta dapat bekerja sama lebih baik dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Sejarah Super Garuda Shield

Super Garuda Shield adalah latihan militer gabungan tahunan antara Indonesia dan Amerika Serikat. Latihan ini telah berlangsung sejak tahun 2009, dan terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak negara peserta dari tahun ke tahun. Tujuan utama dari latihan ini adalah untuk meningkatkan interoperabilitas dan kemampuan militer dalam menghadapi berbagai ancaman keamanan.

Selain latihan militer, Super Garuda Shield juga seringkali melibatkan kegiatan sosial seperti pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terpencil. Hal ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara militer dan masyarakat sipil.

Manfaat Super Garuda Shield bagi Indonesia

Keikutsertaan Indonesia dalam Super Garuda Shield memberikan banyak manfaat, di antaranya:

  • Meningkatkan kemampuan militer dan profesionalisme prajurit TNI.
  • Memperkuat hubungan bilateral dengan negara-negara peserta, terutama Amerika Serikat.
  • Meningkatkan citra positif Indonesia di mata dunia sebagai negara yang aktif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
  • Transfer pengetahuan dan teknologi militer dari negara-negara yang lebih maju.

Dengan berbagai manfaat tersebut, Super Garuda Shield merupakan salah satu bentuk kerja sama yang strategis bagi Indonesia dalam bidang pertahanan dan keamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top