Geger! Astronot NASA Bantah Trump & Musk: Kami Gak Nyangkut di Luar Angkasa!

Dunia dihebohkan dengan klaim Donald Trump dan Elon Musk yang menyebut dua astronot NASA ‘terdampar’ di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Benarkah demikian? Artikel ini akan mengupas tuntas klarifikasi dari para astronot langsung dan fakta sebenarnya di balik misi mereka.

Yuk, simak poin-poin pentingnya:

  • Dua astronot NASA membantah klaim terjebak di ISS.
  • Misi mereka adalah uji terbang yang memang berpotensi mengalami penundaan.
  • NASA sudah punya rencana pemulangan yang matang.

Klarifikasi Astronot NASA: Kami Tidak Terjebak!

Suni Williams dan Butch Wilmore, dua astronot yang saat ini berada di ISS, dengan tegas membantah klaim yang menyebut mereka terjebak. Mereka meluncur ke orbit rendah Bumi sejak Juni lalu dalam misi uji terbang berawak pertama Boeing Starliner.

Dalam wawancara dengan Anderson Cooper dari CNN, keduanya menyampaikan pernyataan yang jelas: mereka tidak ditinggalkan dan tidak merasa terkurung.

“Itulah retorika yang berkembang. Itulah narasi yang dibangun sejak awal: terjebak, ditinggalkan, terkurung – dan saya mengerti. Kami berdua mengerti,” kata Wilmore, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

“Tapi sekali lagi, ini bukan tentang bagaimana program penerbangan luar angkasa manusia kami berjalan. Kami tidak merasa ditinggalkan, kami tidak merasa terjebak, kami tidak merasa terkurung.”

Wilmore bahkan meminta agar narasi yang berkembang diubah menjadi “siap dan berkomitmen”.

Misi Uji Terbang: Potensi Kendala Sudah Diantisipasi

Williams menambahkan bahwa mereka sejak awal menyadari bahwa misi ini adalah uji terbang. Artinya, ada kemungkinan muncul masalah dan penundaan. Dan benar saja, beberapa masalah memang ditemukan pada Starliner.

“Butch dan saya tahu ini adalah uji terbang,” kata Williams, seperti dilansir dari Space.com, “Kami tahu kemungkinan besar akan menemukan beberapa masalah (dengan Starliner), dan memang kami menemukannya, jadi itu bukan kejutan.”

Info Tambahan: Uji terbang sangat penting untuk memastikan keamanan dan keandalan wahana antariksa sebelum digunakan untuk misi yang lebih kompleks. Proses ini melibatkan serangkaian pengujian dan evaluasi untuk mengidentifikasi potensi masalah dan memperbaikinya.

Klaim Kontroversial Trump dan Musk

Sebelumnya, Elon Musk sempat mengatakan bahwa pemerintahan Biden telah meninggalkan dua astronot itu dalam keadaan “terjebak”. Donald Trump juga melontarkan pernyataan serupa di platform Truth Social miliknya.

Namun, klaim ini dibantah oleh NASA. Badan antariksa AS ini menegaskan bahwa mereka sudah memiliki rencana untuk memulangkan para astronot sejak Agustus, bahkan meminta SpaceX untuk membantu dalam misi tersebut.

Jadwal Pemulangan yang Fleksibel

NASA mengumumkan bahwa mereka mungkin akan memulangkan Wilmore dan Williams lebih cepat dari jadwal semula. Hal ini terkait dengan keputusan untuk mengganti kapsul Crew Dragon SpaceX yang akan digunakan untuk misi Crew-10.

Kapsul Crew Dragon Endurance akan membawa kru baru ke ISS, menggantikan Williams, Wilmore, dan rekan-rekan mereka. Jadwal peluncuran Crew-10 direncanakan pada 12 Maret, tergantung pada kesiapan misi.

Penting untuk dicatat: Jadwal rotasi kru di ISS dikelola dengan ketat oleh NASA dan Roscosmos, badan antariksa Rusia. Presiden umumnya tidak terlibat dalam urusan ini.

Kesimpulan: Informasi yang Akurat Penting!

Kisah astronot NASA yang ‘terjebak’ di ISS adalah contoh bagaimana informasi yang tidak akurat bisa menyebar dengan cepat. Klarifikasi dari para astronot dan penjelasan dari NASA memberikan gambaran yang lebih jelas dan akurat tentang situasi sebenarnya.

Mari bijak dalam menerima informasi dan selalu mencari sumber yang terpercaya!

About The Author

Putri Siregar

Putri adalah lulusan Sarjana Ilmu Media dari Universitas Brawijaya Malang. Ia sangat tertarik pada tren mode, musik, dan film, dan senang berbagi pengetahuannya. Putri juga seorang ilustrator berbakat dan sering menyertakan ilustrasi karyanya dalam artikelnya. Ia adalah penggemar film dan konser. Saat ini, Putri juga menulis artikel freelance untuk Mega Kancah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top