- Kolaborasi Dahsyat: Trinasolar dan Lodestone Energy bersatu padukan teknologi dan energi.
- Energi Ganda: Lahan dimanfaatkan untuk energi dan pertanian sekaligus.
- Ramah Lingkungan: Kurangi emisi, hemat biaya perawatan, dan dukung peternakan berkelanjutan.
- Masa Depan Energi: Inovasi agrivoltaik jadi solusi energi bersih yang menjanjikan.
Ladang Surya Agrivoltaik: Solusi Cerdas untuk Masa Depan
Di tengah isu perubahan iklim dan kebutuhan energi yang terus meningkat, inovasi menjadi kunci. Salah satu solusi menarik adalah agrivoltaik, yaitu sistem yang menggabungkan produksi energi surya dengan kegiatan pertanian di lahan yang sama. Inilah yang diwujudkan oleh Trinasolar dan Lodestone Energy di Selandia Baru.
Te Herenga o Te Rā: Simbol Kolaborasi dan Inovasi
Te Herenga o Te Rā, yang terletak di Distrik Ōpōtiki, adalah bukti nyata bagaimana energi bersih dan pertanian dapat berjalan beriringan. Ladang surya ini dibangun di atas lahan peternakan sapi perah yang dialihfungsikan, namun tetap mempertahankan nilai pertaniannya. Panel surya dipasang tinggi agar domba dapat merumput di bawahnya.
Proyek ini menggunakan lebih dari 71.000 modul Vertex N dari Trinasolar. Pembangunannya dimulai pada Desember 2023 dan berhasil menghasilkan energi pertama pada Desember 2024, lebih cepat dari perkiraan. Keberhasilan ini tak lepas dari kemitraan yang solid antara Trinasolar dan Lodestone Energy.
Keuntungan Ganda: Energi Bersih dan Pertanian Berkelanjutan
Apa saja keuntungan dari sistem agrivoltaik ini? Banyak sekali!
- Produksi Energi Bersih: Ladang ini mampu menghasilkan 69 GWh energi bersih setiap tahunnya, cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik sekitar 10.000 rumah.
- Pemanfaatan Lahan Optimal: Lahan tetap produktif untuk kegiatan pertanian, khususnya peternakan domba.
- Mengurangi Dampak Lingkungan: Penggunaan panel surya mengurangi emisi karbon dan ketergantungan pada energi fosil.
Domba Senang, Petani Untung!
Sistem agrivoltaik ini ternyata juga memberikan manfaat bagi peternakan domba. Panel surya memberikan naungan bagi domba di musim panas, sehingga mengurangi stres akibat panas. Selain itu, domba secara alami mengendalikan pertumbuhan rumput di bawah panel, sehingga mengurangi biaya perawatan, penggunaan herbisida, dan emisi dari mesin pemotong rumput.
Connor Dent, seorang peternak yang mengelola lahan agrivoltaik Lodestone lainnya, Kohirā, merasakan dampak positifnya. “Panel memberikan perlindungan, yang telah meningkatkan tingkat kelangsungan hidup anak domba, dan kami melihat retensi rumput yang lebih baik selama periode kering,” ujarnya.
Trinasolar dan Lodestone: Bersama Menuju Masa Depan yang Lebih Hijau
Proyek Te Herenga o Te Rā semakin memperkuat kemitraan antara Lodestone Energy dan Trinasolar. Sebelumnya, kedua perusahaan ini telah bekerja sama dalam dua proyek agrivoltaik lainnya di Kaitaia dan Edgecumbe.
Edison Zhou, Head of Trinasolar Australia & New Zealand, menyatakan, “Kami bangga melanjutkan kemitraan yang kuat dengan Lodestone, memberikan solusi surya berkinerja tinggi untuk sektor energi terbarukan Selandia Baru yang berkembang.”
Gary Holden, Managing Director Lodestone Energy, menambahkan bahwa modul Vertex N dari Trinasolar adalah pilihan yang tepat karena menawarkan efisiensi dan daya yang superior. “Dengan Te Herenga o Te Rā, ladang surya terbesar kami, kami terus memperkuat kemitraan kami. Modul Trinasolar berkualitas tinggi, rantai pasokan yang kuat, dan dukungan di lapangan telah berperan penting dalam membuat proyek ini sukses,” katanya.
Agrivoltaik: Tren Global yang Semakin Populer
Minat terhadap agrivoltaik semakin meningkat di seluruh dunia. Lodestone Energy menjadi pelopor dalam mengembangkan proyek-proyek skala besar dengan pemanfaatan ganda lahan. Keberhasilan Te Herenga o Te Rā diharapkan dapat menjadi contoh bagi inisiatif agrivoltaik lainnya di seluruh dunia.
Dengan kolaborasi dan inovasi, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Agrivoltaik adalah salah satu langkah cerdas untuk mencapai tujuan tersebut.



