- Pameran ‘Wisdom of Thread’ rayakan 75 tahun hubungan diplomatik Turki-Indonesia.
- Menampilkan karya seni karpet unik dengan sentuhan modern oleh seniman Turki, Ibrahim Eraslan.
- Karya seni menggambarkan perempuan Turki dengan segala perjuangan dan emosinya.
- Diharapkan hubungan Turki-Indonesia semakin erat di berbagai bidang.
‘Wisdom of Thread’: Simbol Persahabatan Turki-Indonesia
Kedutaan Besar Turki di Jakarta baru saja menggelar pameran seni tunggal bertajuk ‘Wisdom of Thread’. Pameran ini bukan sekadar ajang unjuk karya, tapi juga perayaan 75 tahun hubungan diplomatik yang terjalin erat antara Turki dan Indonesia.
Resat Ugur Karacan, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Turki di Jakarta, mengungkapkan bahwa acara ini sangat penting sebagai bagian dari peringatan hari jadi hubungan kedua negara. Beliau berharap, hubungan baik ini akan terus berkembang di berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, hingga budaya.
Sentuhan Seni Tradisional dan Modern dalam Satu Karya
Pameran ‘Wisdom of Thread’ menampilkan lukisan karya seniman Turki, Ibrahim Eraslan. Uniknya, Ibrahim menggunakan teknik akrilik pada karpet, menggabungkan seni tradisional dengan sentuhan modern yang memukau. Bayangkan, karpet yang biasanya kita lihat sebagai alas lantai, di tangan Ibrahim Eraslan berubah menjadi media ekspresi seni yang luar biasa!
Kisah Perempuan Turki dalam Setiap Rajutan
Ibrahim Eraslan menjelaskan bahwa lukisan-lukisan yang dipamerkan menggambarkan sosok perempuan Turki di masa lalu yang seringkali mengalami penderitaan dan kesedihan. Melalui karyanya, Ibrahim ingin menyampaikan pesan tentang kekuatan dan ketahanan perempuan dalam menghadapi kesulitan hidup.
“Kalian bisa melihat semua pengalaman, kesedihan, dan kalian bisa merasakannya dari wajah mereka,” ujar Ibrahim. Ia berharap, di masa depan, perempuan dapat menjalani hidup yang lebih bahagia dan sejahtera.
Harapan untuk Hubungan yang Semakin Erat
Pameran ‘Wisdom of Thread’ menjadi bukti nyata betapa eratnya hubungan budaya antara Turki dan Indonesia. Diharapkan, melalui kegiatan seni seperti ini, hubungan kedua negara akan semakin erat dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Selain pameran seni, Turki dan Indonesia juga menjalin kerjasama di berbagai bidang lainnya, seperti pertahanan, pendidikan, dan ekonomi. Hal ini menunjukkan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat hubungan bilateral di masa depan. Misalnya, kerjasama dalam industri pertahanan, dimana kedua negara saling bertukar teknologi dan pengetahuan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan masing-masing. Ada juga program pertukaran pelajar dan kerjasama penelitian antar universitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di kedua negara.
Sekilas tentang Hubungan Turki-Indonesia
- Hubungan diplomatik resmi dimulai pada tahun 1950.
- Turki mendukung kemerdekaan Indonesia pada masa lalu.
- Kedua negara memiliki kesamaan budaya dan sejarah Islam yang kuat.
- Kerjasama bilateral mencakup berbagai bidang, seperti ekonomi, pendidikan, dan pertahanan.



