Bikin Bangga! Indonesia & Arab Saudi Makin Mesra Lewat Jalur Budaya

Hubungan Indonesia dan Arab Saudi kini memasuki babak baru yang lebih berwarna. Bukan cuma soal urusan haji atau perdagangan, kedua negara sepakat untuk ‘menjual’ keindahan budaya masing-masing agar lebih dikenal dunia. Menteri Kebudayaan Fadli Zon pun turun tangan langsung untuk memastikan kerja sama ini makin ciamik.

Poin-poin penting kerja sama ini:

  • Memperkuat hubungan bilateral yang sudah terjalin selama 76 tahun.
  • Rencana kedatangan Menteri Kebudayaan Arab Saudi ke Jakarta.
  • Kolaborasi dalam pelestarian warisan budaya dunia di UNESCO.
  • Inovasi di industri kreatif, terutama sektor perfilman.

Persahabatan 76 Tahun yang Makin Mesra

Sudah 76 tahun Indonesia dan Arab Saudi berteman akrab. Pertemuan antara Menteri Kebudayaan Fadli Zon dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, di Jakarta baru-baru ini menjadi bukti nyata bahwa kedua negara ingin hubungan ini naik level. Fadli Zon menekankan bahwa pembentukan Kementerian Kebudayaan yang baru adalah langkah strategis agar warisan budaya Indonesia tidak cuma ‘disimpan’ tapi juga mendunia.

Kolaborasi Berkelas: Dari UNESCO hingga Film

Salah satu target utama dalam obrolan hangat ini adalah dukungan Arab Saudi terhadap pencalonan Indonesia sebagai anggota Komite Antarpemerintah UNESCO untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda (periode 2026-2030). Selain itu, ada beberapa rencana aksi yang cukup menarik perhatian:

SektorRencana Kolaborasi
Warisan BudayaPengusulan bersama elemen budaya seperti Kaligrafi Arab, Majlis, dan kurma.
Industri KreatifPertukaran festival film antara Red Sea Film Festival (Jeddah) dan JAFF (Yogyakarta).

Mengapa Industri Film?

Industri film dianggap sebagai alat ‘diplomasi lunak’ yang sangat ampuh. Dengan menggabungkan kekuatan visual dari kedua negara, ini bukan cuma soal bisnis, tapi soal mengenalkan gaya hidup dan nilai-nilai luhur masyarakat kita kepada audiens internasional yang lebih luas.

Menanti Kedatangan Pangeran Badr

Bukan sekadar obrolan di meja rapat, kerja sama ini akan segera dikukuhkan dengan kunjungan resmi Menteri Kebudayaan Arab Saudi, Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan Al Saud, ke Jakarta. Kunjungan ini bakal jadi momen penting untuk menandatangani perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) budaya yang masa berlakunya akan habis pada 2027 mendatang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa fokus utama kerja sama budaya Indonesia-Arab Saudi?

Fokusnya adalah pelestarian warisan budaya, pengusulan elemen budaya ke UNESCO, serta pengembangan industri kreatif seperti perfilman.

Kapan kunjungan Menteri Kebudayaan Arab Saudi ke Jakarta?

Kunjungan dijadwalkan dalam waktu dekat untuk menandatangani pembaruan MoU kerja sama budaya antara kedua negara.

Referensi: Kementerian Kebudayaan RI & UNESCO Official Site

Share this article

Back To Top