- Konektivitas Kunci Utama: InJourney sadar banget, tempat wisata bakal ramai kalau mudah diakses turis dari berbagai negara.
- Borobudur Jadi Contoh: Candi megah ini punya potensi besar, tapi sayangnya belum ada penerbangan langsung dari Bangkok.
- Visi Presiden Prabowo: Pengembangan wisata lokal jadi prioritas untuk meningkatkan ekonomi negara.
InJourney: Buka Potensi Wisata dengan Konektivitas yang Lebih Baik
Siapa yang nggak kenal Candi Borobudur? Situs warisan dunia ini jadi magnet bagi wisatawan, khususnya umat Buddha. Tapi, pernah nggak sih kamu mikir, kenapa turis asing yang datang ke Borobudur nggak sebanyak yang kita harapkan?
Ternyata, salah satu masalahnya adalah konektivitas transportasi yang belum memadai. Hal inilah yang jadi fokus utama InJourney Destination Management, anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang pariwisata.
Febrina Intan, Direktur Utama InJourney Destination Management, menegaskan bahwa konektivitas transportasi yang kuat adalah kunci untuk memajukan sektor pariwisata Indonesia. Beliau menyampaikan hal ini dalam sebuah forum bisnis di Polandia.
Mengapa Konektivitas Itu Penting?
Bayangkan, kamu mau liburan ke suatu tempat, tapi transportasinya ribet, mahal, dan memakan waktu. Pasti jadi malas, kan? Nah, itulah yang seringkali dialami turis asing yang ingin berkunjung ke Indonesia.
Padahal, Indonesia punya banyak sekali tempat wisata yang indah dan unik. Mulai dari Sabang sampai Merauke, ada gunung, pantai, hutan, danau, serta berbagai macam budaya yang menarik untuk dijelajahi. Sayangnya, potensi ini belum dimanfaatkan secara maksimal karena masalah konektivitas.
Menurut Febrina Intan, sebuah destinasi wisata akan berkembang pesat jika terhubung dengan wisatawan dari luar negeri. Oleh karena itu, InJourney sangat memahami bahwa pengembangan destinasi wisata sangat bergantung pada konektivitas.
Studi Kasus: Candi Borobudur
Febrina Intan mencontohkan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Candi ini merupakan situs wisata spiritual umat Buddha terbesar di Asia Tenggara. Setiap tahun, saat perayaan Waisak, puluhan biksu dari berbagai negara, terutama Thailand, melakukan perjalanan spiritual ke candi ini.
Perjalanan ini disebut thudong, yaitu praktik asketisme untuk memperkuat disiplin diri dan kedamaian batin. Dalam bahasa Thailand, thudong berarti berjalan kaki (Thu Dong).
“Borobudur adalah destinasi wisata spiritual bagi umat Buddha, tetapi tidak ada penerbangan langsung dari Bangkok ke Yogyakarta,” ujarnya. Padahal, Bandara Adisutjipto dan Bandara Internasional Yogyakarta adalah bandara utama terdekat ke Candi Borobudur.
Ia mengatakan bahwa mengoperasikan penerbangan langsung antara kedua kota akan memudahkan wisatawan dan peziarah Buddha dari seluruh dunia untuk mengunjungi Candi Borobudur dan destinasi wisata di sekitarnya.
Dukungan untuk Visi Presiden Prabowo
Upaya InJourney ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan pariwisata lokal guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Presiden Prabowo melihat potensi besar dalam sektor pariwisata untuk mendongkrak pendapatan negara dan menciptakan lapangan kerja.
Dengan meningkatkan konektivitas transportasi, diharapkan semakin banyak turis asing yang datang ke Indonesia. Hal ini akan berdampak positif bagi perekonomian lokal, mulai dari peningkatan pendapatan UMKM hingga terbukanya peluang investasi di sektor pariwisata.
Langkah Konkret InJourney
Lalu, apa saja langkah konkret yang dilakukan InJourney untuk meningkatkan konektivitas transportasi?
- Kerjasama dengan Maskapai Penerbangan: InJourney menjalin kerjasama dengan berbagai maskapai penerbangan untuk membuka rute-rute baru, terutama rute internasional yang menghubungkan Indonesia dengan negara-negara potensial.
- Pengembangan Infrastruktur: InJourney juga berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur transportasi, seperti bandara, pelabuhan, dan jalan tol, untuk meningkatkan aksesibilitas ke berbagai destinasi wisata.
- Promosi Pariwisata: InJourney активно mempromosikan pariwisata Indonesia di luar negeri melalui berbagai cara, seperti pameran, festival, dan media sosial.
Mari Dukung Pariwisata Indonesia!
Pariwisata adalah salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Dengan mendukung pariwisata, kita turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan negara.
Jadi, tunggu apa lagi? Ayo, liburan ke Indonesia! Nikmati keindahan alam dan kekayaan budaya yang kita miliki. Jangan lupa, bagikan pengalamanmu di media sosial agar semakin banyak orang yang tertarik untuk datang ke Indonesia.
Tahukah Kamu? Selain Candi Borobudur, Indonesia juga punya banyak candi lain yang nggak kalah keren, lho! Misalnya, Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, dan Candi Mendut. Semuanya punya sejarah dan keunikan masing-masing.
Yuk, Explore Indonesia!
