DayOne Amankan Pasokan Energi Terbarukan Gede-gedean dari TNB! Sampai 500MW, Goks!

Kabar gembira buat masa depan energi hijau di Indonesia! DayOne Data Centers baru aja teken perjanjian penting dengan Tenaga Nasional Berhad (TNB) buat dapetin pasokan energi terbarukan sampai 500MW. Ini bukan cuma angka biasa, guys! Ini langkah besar buat mewujudkan komitmen keberlanjutan dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Malaysia. Penasaran gimana detailnya? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
  • Kesepakatan Gede: DayOne Data Centers kerja sama dengan TNB buat dapetin pasokan energi terbarukan sampai 500MW selama 21 tahun.
  • Yang Pertama di Malaysia: DayOne jadi perusahaan pertama yang teken kontrak Bilateral Energy Supply Contract (BESC) di bawah kerangka CRESS.
  • Energi dari Matahari: Energi terbarukan ini bakal disokong sama pembangkit listrik tenaga surya baru yang dikembangin dan dioperasikan sama TNB Renewables.
  • Komitmen Keberlanjutan: Langkah ini nunjukkin komitmen DayOne buat pakai energi terbarukan sepenuhnya dan ngurangin emisi karbon.
  • Dukungan Pemerintah: Pemerintah Malaysia ngasih dukungan penuh buat kerja sama ini, sebagai bagian dari visi reindustrialisasi dan energi bersih negara.

DayOne Gandeng TNB: Amankan Pasokan Energi Hijau Raksasa!

DayOne Data Centers, perusahaan yang jagoan dalam infrastruktur digital, baru aja bikin gebrakan! Mereka resmi teken perjanjian Corporate Renewable Energy Supply Scheme (CRESS) dengan Tenaga Nasional Berhad (TNB), perusahaan listrik terbesar di Malaysia. Kerjasama ini memungkinkan DayOne buat dapetin pasokan energi terbarukan sampai 500 megawatt (MW) selama 21 tahun ke depan. Gokil, kan?

Buat yang belum tau, TNB ini bukan kaleng-kaleng. Mereka adalah perusahaan utilitas terkemuka di Asia. Jadi, bisa dibilang DayOne nggak salah pilih partner buat mewujudkan ambisi energi hijaunya.

Kenapa Ini Penting Banget?

Kesepakatan ini bukan cuma sekadar transaksi bisnis biasa. Ini adalah tonggak sejarah! DayOne jadi perusahaan pertama yang sukses teken Bilateral Energy Supply Contract (BESC) di bawah program CRESS nasional. Artinya, mereka jadi contoh nyata buat perusahaan lain yang pengen beralih ke energi bersih dalam skala besar.

Energi Surya Jadi Andalan

Dari mana energi hijau ini berasal? Tenang, bukan dari sulap! Energi terbarukan ini bakal diproduksi oleh TNB Renewables, anak perusahaan TNB yang khusus mengembangkan dan mengoperasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) baru. Jadi, bisa dibilang DayOne bakal “panen” energi dari matahari langsung!

Investasi di Malaysia: Dua Kampus Data Center Siap Melaju

DayOne sendiri punya dua kampus data center hyperscale yang berlokasi di Nusajaya Tech Park (NTP) dan Kempas Tech Park (KTP), Malaysia. Dengan adanya pasokan energi terbarukan ini, operasional data center mereka bakal lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kata CEO DayOne: Ini Langkah Berani!

Jamie Khoo, CEO DayOne Data Centers, nggak bisa menyembunyikan antusiasmenya. “Kerja sama dengan TNB ini adalah langkah berani dalam perjalanan dekarbonisasi kami,” ujarnya. “Ini nunjukkin kolaborasi ambisius yang dibutuhkan buat mendukung ekonomi digital berbasis AI secara berkelanjutan, dan dalam skala besar.”

Khoo juga menambahkan bahwa DayOne bangga jadi yang terdepan di Malaysia dalam implementasi perjanjian CRESS. Baginya, keberlanjutan adalah inti dari bagaimana mereka membangun, mengoperasikan, dan mengembangkan bisnis. “Kami nggak cuma transisi kampus kami ke energi terbarukan, tapi juga berupaya menanamkan prinsip ESG ke dalam setiap bagian dari rantai nilai kami,” tegasnya.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Malaysia

Penandatanganan perjanjian ini juga dihadiri oleh YB Senator Tengku Datuk Seri Utama Zafrul Tengku Abdul Aziz, Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia. Kehadirannya nunjukkin dukungan penuh pemerintah buat inisiatif energi hijau ini.

Menurut Menteri Zafrul, kerjasama antara DayOne dan TNB adalah bukti nyata kepercayaan sektor swasta pada visi reindustrialisasi dan energi bersih Malaysia. Kebijakan yang jelas, seperti yang tertuang dalam New Industrial Master Plan 2030 dan National Energy Transition Roadmap, ngasih sinyal kuat ke dunia bahwa Malaysia terbuka buat bisnis, dengan fokus pada eksekusi yang mempermudah investor buat memimpin gelombang pertumbuhan digital berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja berkualitas tinggi, dan mewujudkan pembangunan yang siap menghadapi masa depan.

TNB Siap Jadi Garda Terdepan Transisi Energi

Datuk Ir. Megat Jalaluddin Megat Hassan, Presiden/CEO Tenaga Nasional Berhad, menekankan bahwa perjanjian ini lebih dari sekadar kontrak listrik. Ini adalah cerminan dari ambisi bersama buat masa depan yang lebih cerdas, lebih bersih, dan lebih berkelanjutan.

“Sebagai perjanjian CRESS pertama yang nyediain energi hijau sampai 500 megawatt, kerja sama ini adalah sinyal kuat tentang bagaimana kolaborasi strategis bisa membuka solusi energi bersih yang andal dan terukur buat infrastruktur digital Malaysia yang paling menuntut, termasuk data center hyperscale,” jelas Datuk Ir. Megat Jalaluddin.

TNB juga bangga bisa memimpin transisi ini, nggak cuma dengan nyediain energi terbarukan, tapi juga dengan membangun ketahanan jaringan, infrastruktur energi, dan tulang punggung digital yang memungkinkan AI, cloud, dan beban kerja berkinerja tinggi. Melalui inisiatif seperti TNB Green Lane Pathway dan One-Stop Center (OSC) buat data center, mereka mendukung target 70% energi terbarukan Malaysia dan ambisi net-zero, sambil mendorong pertumbuhan inklusif dan penciptaan lapangan kerja.

Apa Itu CRESS?

Corporate Renewable Energy Supply Scheme (CRESS) adalah program yang diperkenalkan oleh Kementerian Peralihan Energi dan Transformasi Air Malaysia (PETRA). Program ini memungkinkan konsumen korporat tegangan menengah dan tinggi buat langsung mengakses energi terbarukan melalui sistem jaringan TNB. CRESS mendukung transisi Malaysia menuju ekosistem energi yang lebih hijau dan berkelanjutan dengan memungkinkan bisnis buat mendapatkan energi bersih secara efisien.

Kemitraan yang Semakin Erat

Pada Oktober 2024, DayOne dan TNB memperkuat kemitraan mereka melalui penandatanganan Electricity Supply Agreement (ESA) keempat dan Memorandum of Understanding (MoU), di bawah Green Lane Pathway Initiative dan One-Stop Center (OSC) buat Data Center. Kolaborasi ini memajukan inisiatif hijau utama, termasuk panel surya atap melalui GSPARX, konektivitas dark fiber melalui ALLO, dan solusi energi terbarukan di bawah CRESS.

Seiring dengan percepatan transisi energi dan pengembangan infrastruktur digital Malaysia, DayOne berkomitmen buat jadi mitra jangka panjang dalam membangun platform infrastruktur digital rendah karbon, siap menghadapi masa depan, dan berdaya saing global.

About The Author

Putri Siregar

Putri adalah lulusan Sarjana Ilmu Media dari Universitas Brawijaya Malang. Ia sangat tertarik pada tren mode, musik, dan film, dan senang berbagi pengetahuannya. Putri juga seorang ilustrator berbakat dan sering menyertakan ilustrasi karyanya dalam artikelnya. Ia adalah penggemar film dan konser. Saat ini, Putri juga menulis artikel freelance untuk Mega Kancah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share this article

Back To Top